Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Tingkatkan Riset dan Inovasi untuk Pendapatan Negara
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara melalui pengembangan industri berbasis sains dan teknologi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan 1.200 rektor dan guru besar di Istana, Jakarta, Prabowo mengingatkan akan sejarah perjuangan bangsa yang dahulu dilakukan oleh pahlawan yang melawan penjajahan. Menurutnya, di era modern ini, pahlawan baru adalah mereka yang mampu melakukan inovasi dan terobosan yang dapat meningkatkan pendapatan negara.
“Bapak Presiden meminta riset-riset dan inovasi untuk membangun industri dan mengangkat pendapatan negara,” ujar Brian. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara riset, teknologi, dan industri agar penguasaan sains dan teknologi dapat memberikan dampak langsung bagi perekonomian bangsa.
Brian menambahkan, Prabowo berharap agar para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dapat menjadi pahlawan bangsa dengan menciptakan terobosan industri berbasis sains dan teknologi. “Pada akhirnya bisa menciptakan industri-industri besar di Indonesia, bisa mengangkat pendapatan yang akan masuk ke dalam negara kita,” ungkapnya.
Dalam konteks ini, Prabowo juga membahas rencana pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) unggul, riset, dan inovasi dari perguruan tinggi. “Ini adalah kesempatan besar bagi perguruan tinggi untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional,” jelas Brian.
Pemerintah juga menunjukkan dukungannya dengan menambah alokasi dana riset dan inovasi bagi seluruh perguruan tinggi hingga mencapai Rp 4 triliun, sehingga total alokasi menjadi Rp 12 triliun. “Ini adalah bukti bahwa Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi dan seluruh peneliti untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa ke depan,” tutup Brian.




