Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri WAICO untuk Tata Kelola AI Global
Arahan News - Indonesia telah resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), sebuah organisasi internasional yang berfokus pada kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI).
Awal Kejadian
Keputusan untuk bergabung dalam WAICO diambil sebagai bagian dari komitmen Indonesia untuk membangun tata kelola AI yang inklusif dan bertanggung jawab. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa keikutsertaan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekonomi digital nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia bergabung atas arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan untuk berperan aktif dalam penyusunan tata kelola AI yang aman dan bertanggung jawab.
Perkembangan
Status sebagai negara pendiri memberikan keuntungan strategis bagi Indonesia. Airlangga menjelaskan bahwa dengan menjadi founder, Indonesia memiliki akses awal terhadap seluruh pembicaraan mengenai perkembangan AI di tingkat internasional. Ia juga menilai bahwa AI akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital nasional, dengan proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar 130 miliar dollar AS pada 2026 dan meningkat menjadi 366 miliar dollar AS pada 2030.
Kondisi Terakhir
Potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan terus meningkat seiring penguatan kerja sama digital di kawasan ASEAN melalui Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Nilai ekonomi digital ASEAN diprediksi akan naik dari 1 triliun dollar AS menjadi 2 triliun dollar AS, sementara potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan meningkat dari sekitar 400 miliar dollar AS menjadi 600 miliar dollar AS. Airlangga menekankan bahwa AI merupakan faktor perubahan yang signifikan, dan kolaborasi dengan negara lain akan menjadi kunci untuk kemajuan bersama.




