DPR Pertanyakan Arah KUA-PPAS Sumenep 2027, Akhmadi Yasid Sebut Kurang Program Unggulan
Sumber Foto: MEMOonline.co.id
Arah Kebijakan

DPR Pertanyakan Arah KUA-PPAS Sumenep 2027, Akhmadi Yasid Sebut Kurang Program Unggulan

Arahan News - Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2027 telah dimulai. Namun, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Akhmadi Yasid, menilai dokumen yang diajukan pemerintah daerah tidak menunjukkan arah pembangunan yang signifikan.

Awal Kejadian

Diskusi mengenai KUA-PPAS 2027 berlangsung di DPRD Sumenep. Akhmadi Yasid dari Fraksi PKB mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap dokumen anggaran yang dianggapnya kurang menjanjikan.

Perkembangan

Setelah mempelajari dokumen tersebut, Akhmadi menilai tidak ada program strategis atau unggulan yang dapat menjadi identitas pembangunan Kabupaten Sumenep. Ia mengkritik kurangnya program yang bersifat inovatif dan menyatakan bahwa APBD harus menyajikan gagasan besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik.

Akhmadi juga menyoroti struktur anggaran yang diperkirakan mencapai Rp1,97 triliun, di mana belanja pegawai mendominasi, sehingga mengurangi ruang untuk belanja modal yang mendukung pembangunan. Ia menegaskan pentingnya menghadirkan program terobosan untuk mempercepat pembangunan.

Kondisi Terakhir

Banggar DPRD berencana memberikan catatan kritis kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar penyusunan APBD 2027 tidak sekadar melanjutkan pola anggaran tahun sebelumnya. Akhmadi berharap pemerintah daerah dapat menyusun anggaran dengan pendekatan yang lebih kreatif dan berorientasi pada hasil, untuk menjawab tantangan pembangunan dengan lebih efektif.