Polemik Alumni LPDP: Beasiswa Negara adalah Amanah Publik
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Polemik Alumni LPDP: Beasiswa Negara adalah Amanah Publik

Arahan News - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa beasiswa negara merupakan amanah publik yang harus dijaga dengan baik. Hal ini disampaikan dalam tanggapan terhadap polemik yang muncul mengenai pernyataan seorang penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, terkait kewarganegaraan anaknya.

Awal Kejadian

Perbincangan mengenai beasiswa LPDP kembali mencuat setelah Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video di akun Instagram pribadi, di mana ia menunjukkan paspor anaknya yang telah menjadi Warga Negara Asing (WNA) Inggris. Dalam video tersebut, DS menyatakan bahwa cukup dirinya yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan menyampaikan pentingnya paspor Inggris bagi anaknya.

Perkembangan

Pernyataan DS menimbulkan respons kontroversial di kalangan warganet, terutama mengingat bahwa DS dan suaminya, AP, mendapatkan beasiswa LPDP untuk studi S2 dan S3. LPDP mengungkapkan bahwa AP belum memenuhi kewajiban masa pengabdian di Indonesia yang setara dengan dua kali masa studi ditambah satu tahun. Meskipun DS telah menyelesaikan kewajibannya, tindakannya dianggap tidak mencerminkan nilai integritas dan etika yang diharapkan dari penerima beasiswa LPDP.

Kondisi Terakhir

Brian Yuliarto menyatakan harapannya agar alumni LPDP memiliki integritas dan kepatuhan, dan menekankan pentingnya transparansi dalam menangani setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan alumni. Ia menambahkan bahwa alumni LPDP seharusnya membawa manfaat besar bagi bangsa melalui kontribusi nyata di berbagai sektor.