Pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Pertama Tahun Pemerintahan
Pada tanggal 20 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, untuk memperingati satu tahun pemerintahannya. Sidang tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta seluruh menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam forum itu, Prabowo memaparkan berbagai capaian dan perkembangan program pemerintahan selama satu tahun. Di antara program yang disampaikan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, cek kesehatan gratis, dan rencana pengembangan mobil buatan Indonesia.
Pemaparan Pidato
Presiden Prabowo membuka pidatonya dengan ucapan syukur dan penghormatan kepada seluruh jajaran pemerintah yang telah bekerja keras. Ia menekankan pentingnya keberhasilan yang telah diraih meski dalam situasi global yang tidak menentu, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tetap tinggi di antara negara-negara G20 dengan inflasi yang rendah.
"Alhamdulillah, kita mampu menjaga pertumbuhan ekonomi masih tetap tinggi dibandingkan seluruh dunia," ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa defisit APBN berhasil dijaga di bawah 3 persen dari PDB, dan indeks harga saham gabungan mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Capaian Program
- Program Makan Bergizi Gratis telah menyediakan 1,41 miliar porsi makanan bagi 36,7 juta anak sekolah, ibu hamil, dan balita.
- 43 juta orang telah memanfaatkan program cek kesehatan gratis.
- 166 dari 500 Sekolah Rakyat telah beroperasi, memberikan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin.
- Angka kemiskinan turun menjadi 8,47 persen, terendah dalam sejarah Republik Indonesia.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya pengelolaan air sebagai sumber produktivitas dan tantangan yang masih harus dihadapi. Ia menyerukan agar pendidikan mengenai pengelolaan air harus ditingkatkan di perguruan tinggi.
Inovasi dan Kebijakan Pendidikan
Di bidang pendidikan, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sistem pendidikan dengan meningkatkan jumlah sekolah rakyat dan mendirikan sekolah unggulan. "Kita ingin Indonesia unggul di bidang sains dan teknologi," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah juga akan memberikan beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan bagi semua kalangan.
Pembangunan Infrastruktur dan Investasi
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa investasi dalam infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas. Ia mengumumkan bahwa realisasi investasi mencapai 1,434 triliun Rupiah, meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai bagian dari upaya memperbaiki ekonomi, program magang bagi lulusan S1 juga telah diperkenalkan, serta penghargaan dari Michelin kepada beberapa hotel dan resort di Indonesia.
Penutup
Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk tetap bekerja keras dan berkomitmen dalam menjalankan tugas demi kesejahteraan rakyat. "Kita harus berani mengubah kondisi dan memotong rantai kemiskinan," pungkasnya. Setelah pidato, acara dilanjutkan dengan jamuan makan yang disiapkan untuk para hadirin.




