Nestle Tarik Susu Formula Bayi di 37 Negara karena Dugaan Kontaminasi Bakteri
Perusahaan makanan dan minuman asal Swiss, Nestle, telah melakukan penarikan sejumlah produk susu formula bayi dari pasar di 37 negara di seluruh dunia, termasuk Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia. Penarikan ini dimulai pada tanggal 5 Januari 2026, dan awalnya hanya mencakup wilayah Eropa sebelum meluas ke negara-negara lainnya.
Pada 7 Januari 2026, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan penarikan terbatas terhadap produk susu formula bayi Nestle setelah ditemukan jejak bakteri Bacillus cereus dalam salah satu bahan baku produksinya. Bakteri ini diketahui dapat memproduksi racun cereulide, yang dapat menyebabkan gejala seperti muntah, diare, kelelahan, dan nyeri perut.
Rincian Produk yang Dit tarik
Produk yang ditarik dari pasaran meliputi:
- NAN Comfort 1
- NAN Optipro 1
- NAN Supreme Pro 1, 2, dan 3
- Isomil Ultima 1, 2, dan 3
- Alfamino
Menurut laporan, setidaknya 37 negara, termasuk sebagian besar negara Eropa, Australia, Brasil, China, Meksiko, dan Afrika Selatan, telah mengeluarkan peringatan kesehatan terkait kemungkinan kontaminasi ini. Dalam pekan yang sama, negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar juga melakukan penarikan produk yang terdampak.
Tindakan di Negara-Negara Teluk
Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi produk susu formula bayi yang diproduksi oleh Nestle, termasuk merek NAN dan Alfamino. Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (SFDA) menyatakan bahwa penarikan ini dilakukan setelah adanya pemberitahuan sukarela dari Nestle.
Kuwait juga menerapkan penarikan sukarela terhadap sejumlah batch susu formula bayi Nestle, sedangkan Qatar memperingatkan konsumen agar tidak menggunakan beberapa batch produk yang terkontaminasi. Meski demikian, Kementerian Kesehatan Qatar mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada laporan penyakit terkait produk tersebut.
Langkah Nestle dan Komunikasi dengan Konsumen
Di China, Nestle juga melakukan penarikan terhadap batch tertentu dari produk susu formula bayi. Perwakilan Nestle China menyatakan bahwa penarikan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan meskipun tidak ada laporan penyakit yang dikonfirmasi. Dalam pengumuman resmi, Nestle menginformasikan daftar batch produk yang ditarik, termasuk Lactogen dan BOCHU NAN, serta sejumlah produk yang diimpor dari Eropa.
Dalam pernyataannya, Nestle menegaskan bahwa produk lainnya dan batch lain dari produk yang sama di luar penarikan ini aman untuk dikonsumsi. Perusahaan juga menyebutkan bahwa mereka telah melakukan pengujian terhadap bahan baku yang digunakan dan berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pihak berwenang dan konsumen.




