Negara-Negara dengan Durasi Kerja Mingguan Terpendek: Apakah Indonesia Termasuk?
Setiap negara memiliki budaya dan peraturan yang berbeda terkait jam kerja. Berdasarkan data terbaru dari Organisasi Ketenagakerjaan Internasional (ILO), telah disusun daftar negara dengan durasi kerja terpendek di dunia. Rata-rata durasi kerja di berbagai negara berkisar antara 40 hingga 50 jam per minggu. Namun, terdapat beberapa negara yang menerapkan jam kerja lebih singkat, yakni antara 25 hingga 31 jam per minggu.
Data ini mencakup karyawan penuh waktu, paruh waktu, serta pekerja mandiri. Negara-negara yang mendominasi daftar ini umumnya adalah negara berpenghasilan tinggi dengan fokus pada keseimbangan antara kehidupan kerja dan waktu luang.
20 Negara dengan Durasi Kerja Terpendek
Berikut adalah daftar 20 negara dengan durasi kerja mingguan terpendek:
- Yaman: 25,9 jam per minggu
- Belanda: 26,8 jam per minggu
- Norwegia: 27,1 jam per minggu
- Austria: 28,4 jam per minggu
- Denmark: 28,8 jam per minggu
- Finlandia: 28,8 jam per minggu
- Vanuatu: 29 jam per minggu
- Mozambik: 29 jam per minggu
- Swedia: 29,3 jam per minggu
- Jerman: 29,6 jam per minggu
- Somalia: 30,1 jam per minggu
- Djibouti: 30,2 jam per minggu
- Irak: 30,4 jam per minggu
- Rwanda: 30,4 jam per minggu
- Chad: 30,5 jam per minggu
- Irlandia: 30,7 jam per minggu
- Malawi: 30,7 jam per minggu
- Tonga: 30,7 jam per minggu
- Etiopia: 30,8 jam per minggu
- Perancis: 30,9 jam per minggu
Sementara itu, Indonesia tercatat memiliki rata-rata durasi kerja sebesar 37,6 jam per minggu, yang membuatnya tidak masuk dalam daftar 20 negara dengan durasi kerja terpendek.




