Laba Bersih BTN Naik 578 Persen Menjadi Rp 230 Miliar di Januari 2026
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Laba Bersih BTN Naik 578 Persen Menjadi Rp 230 Miliar di Januari 2026

Arahan News - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengalami lonjakan laba bersih yang signifikan pada awal tahun 2026, dengan pertumbuhan mencapai 578 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih BTN pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp 230 miliar, meningkat tajam dari Rp 34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Awal Kejadian

Berdasarkan laporan keuangan bulanan per Januari 2026, kinerja BTN menunjukkan perbaikan pada sisi pendapatan dan efisiensi biaya dana. Laba bersih yang meningkat didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 17,08 persen dan penurunan beban bunga sebesar 14,53 persen.

Perkembangan

Kombinasi dari pertumbuhan pendapatan bunga dan penurunan beban bunga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar 79,46 persen. Selain itu, BTN juga mencatatkan peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 11,52 persen menjadi Rp 362,77 triliun, yang menguatkan ekspansi penyaluran kredit. Penyaluran kredit BTN pada Januari 2026 tercatat naik 9,30 persen menjadi Rp 341,45 triliun, sejalan dengan pertumbuhan DPK yang menunjukkan intermediasi perbankan tetap terjaga. Total aset BTN juga meningkat 12,26 persen menjadi Rp 448,34 triliun.

Kondisi Terakhir

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan optimisme terhadap kinerja perseroan sepanjang tahun 2026, menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22 persen di akhir tahun. Keyakinan tersebut berlandaskan pada kesehatan neraca perusahaan dan strategi pengembangan yang meliputi perluasan sumber pendapatan di luar kredit pemilikan rumah (KPR) dan transformasi bisnis.