Kongres AS Siap Bertindak Terkait Serangan Militer ke Iran oleh Trump
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Kongres AS Siap Bertindak Terkait Serangan Militer ke Iran oleh Trump

Arahan News - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat dan beberapa Republik mengungkapkan reaksi keras terhadap serangan militer yang diperintahkan Presiden Donald Trump ke Iran. Tindakan tersebut dinilai dilakukan tanpa persetujuan legislatif, menimbulkan pertanyaan serius mengenai legalitasnya.

Awal Kejadian

Serangan ke Teheran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) memicu kemarahan sejumlah anggota parlemen yang merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut. Para anggota Kongres menganggap tindakan ini sebagai pengabaian terhadap peran mereka.

Perkembangan

Anggota DPR dari California, Ro Khanna, menyatakan bahwa langkah Trump merupakan tamparan bagi Kongres. Ia menegaskan bahwa perang yang diluncurkan tanpa adanya ancaman yang mendesak adalah ilegal. Khanna mengkritik kurangnya konsultasi dan debat di Kongres, yang bahkan diakui oleh mantan Presiden George W. Bush. Anggota DPR lainnya, Thomas Massie dari Kentucky, juga menolak langkah tersebut dan menyatakan bahwa itu bukan bagian dari prinsip 'America First'. Senator Rand Paul menekankan bahwa Konstitusi memberikan kewenangan menyatakan perang kepada Kongres, dan berpendapat bahwa tindakan presiden kali ini tidak sejalan dengan sumpah jabatan yang mengutamakan konstitusi. Anggota DPR dari Ohio, Warren Davidson, yang merupakan mantan Army Ranger, menegaskan bahwa semua tindakan militer memerlukan otorisasi dari Kongres.

Kondisi Terakhir

Kongres kini bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang akan menjadi ujian bagi loyalitas politik di kalangan anggota Partai Republik, yang selama ini mendukung janji Trump untuk menghindari keterlibatan AS dalam perang luar negeri.