Ketegangan Meningkat: Perancis, Jerman, dan Inggris Siap Ambil Tindakan Terhadap Iran
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Ketegangan Meningkat: Perancis, Jerman, dan Inggris Siap Ambil Tindakan Terhadap Iran

Arahan News - Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Perancis, Jerman, dan Inggris menyatakan kesiapan untuk mengambil tindakan defensif terhadap Iran. Pernyataan ini muncul pada Minggu (1/3/2026) sebagai respons terhadap serangan rudal Iran yang dianggap tidak proporsional dan menyasar negara-negara di kawasan Teluk.

Awal Kejadian

Serangan Iran dilaporkan menargetkan sejumlah lokasi, termasuk pangkalan militer multinasional di Irak dan kamp tentara Jerman di Yordania. Langkah ini diambil setelah Iran dituduh menjadi sasaran serangan rudal AS-Israel sejak Sabtu (28/2/2026). Para pemimpin Perancis, Jerman, dan Inggris menyatakan terkejut dengan tindakan Iran yang dinilai membahayakan sekutu dekat mereka serta mengancam militer dan warga sipil di berbagai lokasi.

Perkembangan

Garda Revolusi Iran mengumumkan serangan berskala besar sebagai respons terhadap kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ledakan dilaporkan terdengar di Riyadh, Dubai, Abu Dhabi, dan beberapa kota besar lainnya, dengan laporan menyebutkan setidaknya sembilan orang tewas di Beit Shemesh, Israel. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa kematian Khamenei merupakan deklarasi perang terhadap umat Islam, sementara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan hak Iran untuk membela diri.

Kondisi Terakhir

Tiga negara Eropa tersebut telah sepakat untuk bekerja sama dengan AS dan sekutu di Timur Tengah, menyerukan kepada Iran untuk segera menghentikan serangan yang dianggap sembrono. Hingga kini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam serangan Iran terhadap fasilitas militer di kawasan.