Kementerian Sekretariat Negara Bangun Kerja Sama dengan Kompas.com untuk Perkuat Komunikasi Publik
Sumber Foto: Sekretariat Negara
Kompas Negara

Kementerian Sekretariat Negara Bangun Kerja Sama dengan Kompas.com untuk Perkuat Komunikasi Publik

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah melakukan langkah strategis dengan menjalin kerja sama bersama media Kompas.com. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kompas.com, Jakarta, pada hari Jumat, 11 Juli, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi positif terkait program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dalam upaya menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pertemuan tersebut, Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg menekankan pentingnya kolaborasi dengan media untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah dapat disampaikan dengan tepat, kredibel, dan dapat membangun optimisme di kalangan masyarakat. Faisal Fahmi, Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, menyatakan, "Kolaborasi dengan media bukan hanya soal mendistribusikan informasi. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang publik tetap sehat dan mendorong rasa percaya masyarakat terhadap arah pembangunan nasional."

Faisal juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan dua program baru yang akan diluncurkan pada bulan Juli ini, yaitu Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih.

Carolina Damanik, Redaktur Pelaksana Kompas.com, menyambut baik inisiatif Kemensetneg. Ia menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pemberitaan yang akurat dan edukatif, serta membuka peluang kerja sama lebih luas. Hal ini sejalan dengan program edukasi yang tengah disiapkan Kompas.com untuk menyambut HUT ke-30 pada tahun 2025.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan Kemensetneg dalam menyediakan narasi kebijakan yang utuh. Karena pada akhirnya, publik lah yang diuntungkan ketika pemerintah dan media bisa berjalan beriringan," ujar Carolina.

R. Efa Febryana, Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan media. Efa menyoroti bahwa di tengah arus informasi digital saat ini, diperlukan ekosistem komunikasi yang kolaboratif agar pesan-pesan pembangunan dapat tersampaikan secara utuh dan terhindar dari distorsi serta misinformasi.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan media adalah prasyarat mutlak agar semua capaian pembangunan dapat diketahui, dipahami, dan pada akhirnya didukung oleh masyarakat," tegas Efa.

Fabian Januarius Kuwado, Redaktur Pelaksana Kompas.com, menambahkan bahwa akses informasi yang cepat dan valid menjadi kebutuhan utama para jurnalis saat ini. Ia mengapresiasi penunjukan Mensesneg sebagai Juru Bicara Presiden yang mempermudah jalur komunikasi antara pemerintah dan media.

Dengan pertemuan ini, Kemensetneg berharap dapat memastikan komunikasi publik berjalan efektif, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menyongsong berbagai program prioritas.