Wali Kota Eri Cahyadi Tunggu Arahan Presiden Prabowo Soal Kebijakan WFH ASN
Arahan News - Pemerintah Indonesia sedang mengkaji kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan opsi satu hari kerja dari rumah dalam sepekan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Pemkot Surabaya masih menunggu arahan resmi dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait kebijakan tersebut.
Awal Kejadian
Kebijakan WFH ini diproyeksikan untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi kemacetan, dan menjaga produktivitas. Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, Pemkot Surabaya telah menerapkan skema serupa yang dikenal sebagai Work From Anywhere (WFA), di mana pegawai tidak hanya bekerja dari rumah, tetapi juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Balai RW.
Perkembangan
Eri menjelaskan bahwa konsep WFA memberikan fleksibilitas kerja dan mempercepat pelayanan publik. Pusat koordinasi tetap di Balai Kota Surabaya, namun operasional harian pegawai tersebar di lokasi-lokasi dekat tempat tinggal mereka. Eri juga menekankan pentingnya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan rencana untuk mewajibkan penggunaan transportasi umum bagi ASN pada hari tertentu.
Kondisi Terakhir
Mengenai penerapan WFH pada hari tertentu, Eri menyebutkan bahwa hal itu masih tentatif dan akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat. Ia menegaskan pentingnya menjaga kontrol kualitas pekerjaan, dengan harapan agar WFH tidak diterapkan pada hari-hari mendekati atau setelah libur. Eri menyatakan kesediaannya untuk mematuhi keputusan kementerian terkait saat aturan tersebut ditetapkan.




