UNEJ Kembangkan Teknologi Asistif Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Penyandang Disabilitas
Arahan News -
Profil
Pendidikan
Penelitian & Pengabdian
Kampus
Kampus Vokasi Jubung
Kampus 2 Bondowoso
Kampus 3 Lumajang
Kampus 4 Kota Pasuruan
Layanan
Akademik
Kemahasiswaan dan Alumni
Keuangan dan Umum
Keuangan
Kepegawaian
Hukum dan Tata Laksana
Barang Milik Negara (BMN)
Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi
Lembaga
Satuan Pengawasan Internal
LP2M
LPMPP
Unit Penunjang Akademik
UPA Bahasa
UPA Percetakan dan Penerbitan
UPA Perpustakaan
UPA Pengelolaan Limbah dan Laboratorium Terpadu
UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan
UPA Taman Agroteknologi
UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pendaftaran
Berita
Working In Harmony Nurturing The Future
International
Alumni
Akreditasi
Kerjasama
PPID
Tarif & Layanan
Marketplace
Single Sign-On
Profil
Pendidikan
Penelitian & Pengabdian
Kampus
Kampus Vokasi Jubung
Kampus 2 Bondowoso
Kampus 3 Lumajang
Kampus 4 Kota Pasuruan
Layanan
Akademik
Kemahasiswaan dan Alumni
Keuangan dan Umum
Keuangan
Kepegawaian
Hukum dan Tata Laksana
Barang Milik Negara (BMN)
Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi
Layanan Informasi
Perencanaan Program dan Anggaran (PPA)
Kerja Sama Universitas Jember
Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran (EPPA)
Hubungan Masyarakat
Lembaga
Satuan Pengawasan Internal
LP2M
LPMPP
Unit Penunjang Akademik
UPA Bahasa
UPA Percetakan dan Penerbitan
UPA Perpustakaan
UPA Pengelolaan Limbah dan Laboratorium Terpadu
UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan
UPA Taman Agroteknologi
UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pendaftaran
Berita
26
Feb
2026
Padukan Kecerdasan Buatan dan Nilai Spiritual, Guru Besar FT UNEJ Rintis Teknologi Asistif Ramah Disabilitas
February 26, 2026
Rilis
Profil
👍 5 ❤️ 1 👏 0 🔥 0 🤯 0
Jember, 26 Februari 2026
Di tengah percepatan revolusi kecerdasan buatan dan otomasi global, Universitas Jember (UNEJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi teknologi yang berdampak sosial tinggi.
Hal ini tercermin dari kiprah Prof. Khairul Anam, Guru Besar bidang Instrumentasi dan Kontrol, yang dikukuhkan pada 12 Februari 2026 lalu. Ia mengembangkan sistem kendali cerdas berbasis kecerdasan buatan yang memanfaatkan sinyal biologis manusia seperti suara, sinyal otot (EMG), dan sinyal otak (EEG) untuk teknologi asistif bagi penyandang disabilitas.
Melalui orasi ilmiahnya yang bertajuk “Niat, Kecerdasan Buatan, dan Teknologi Asistif: Menuju Integrasi Manusia dan Mesin”, Prof. Anam menegaskan bahwa masa depan teknologi tidak hanya berbicara tentang presisi teknis, tetapi juga tentang bagaimana mesin mampu memahami niat manusia dan memperluas kapasitas hidup penggunanya.
Penelitian yang dikembangkan Prof. Anam berfokus pada sistem kendali berbasis niat manusia (human intention-based control system), di mana kecerdasan buatan berperan menerjemahkan sinyal biologis menjadi perintah yang dapat dijalankan mesin. Pendekatan ini membuka peluang besar bagi penyandang disabilitas untuk mengendalikan perangkat bantu secara lebih alami dan adaptif.
Ketertarikan Prof. Anam pada teknologi asistif tidak semata-mata lahir dari ruang laboratorium, melainkan dari interaksi langsung dengan masyarakat. Salah satu momen paling membekas adalah perjumpaannya dengan seorang penyandang disabilitas bernama Pak Kusbandono.
“Beliau menyampaikan rasa haru karena merasa masih ada pihak yang peduli dan memikirkan kebutuhan mereka. Pengalaman itu menyadarkan saya bahwa riset ini bukan sekedar persoalan teknis, melainkan menyangkut martabat dan harapan manusia,” ungkap Prof. Anam. Ia memegang teguh prinsip inklusivitas agar tidak ada satupun kelompok masyarakat yang tertinggal (no one left behind).
Selain pengembangan sistem kendali cerdas untuk teknologi asistif, Prof. Anam juga memperluas risetnya pada pengembangan robot terapi pascastroke untuk rehabilitasi tangan atas, serta sistem pengering kopi portabel berbasis AI dan Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari penguatan teknologi tepat guna berbasis Industri 4.0.
Baca juga : Guru Besar UNEJ Rintis AI Ramah Disabilitas Berbasis Sinyal Otak
Tantangan terbesar dalam bidang ini, menurutnya, adalah kompleksitas manusia itu sendiri. Sinyal biologis sangat dinamis dan dipengaruhi berbagai faktor fisik maupun emosional. Di sisi lain, riset ini menuntut integrasi lintas disiplin, mulai dari teknik kontrol, kecerdasan buatan, ilmu saraf, kedokteran, keperawatan, hingga sosial humaniora dan etika.
Keunikan lain dari sosok Prof. Anam adalah rekam jejak akademik dan spiritualnya. Meski merupakan seorang pakar teknik, ia adalah seorang Hafidz Qur’an yang juga menempuh pendidikan Magister Studi Islam. Ia meyakini bahwa teknologi seharusnya tidak hanya mempermudah kehidupan fisik, tetapi juga menguatkan nilai-nilai keagamaan.
Kegelisahannya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, khususnya bagi orang dewasa dengan keterbatasan waktu dan pendamping murojaah, mendorongnya melakukan riset yang tak biasa.
“Melalui kajian Magister Studi Islam, saya meneliti pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai pendamping pembelajaran tahfidz. AI ini dirancang untuk memprediksi kesalahan bacaan, memberikan umpan balik objektif, dan menjadi teman murojaah yang konsisten. Pengalaman ini memperkuat pandangan saya bahwa teknologi dan agama, ketika dikembangkan dengan niat yang benar, bukanlah dua hal yang berseberangan,” jelasnya.
Dalam perjalanan akademiknya, Prof. Anam membangun rekam jejak riset yang kuat melalui publikasi bereputasi internasional, perolehan paten dan hak kekayaan intelektual, serta berbagai penghargaan akademik nasional dan internasional. Ia juga aktif memperluas kolaborasi global, termasuk sebagai Global Research Fellow di Universiti Kuala Lumpur pada 2026.
Meski deretan prestasinya gemilang, Prof. Anam menegaskan bahwa gelar profesor ini bukanlah hasil usaha pribadinya semata. Doa, pengorbanan, dan kesabaran dari istri, anak-anak, serta kedua orang tuanya adalah fondasi utamanya. “Sejak awal, mereka senantiasa menanamkan nilai keikhlasan dan keyakinan bahwa ilmu harus diabdikan untuk kemaslahatan,” pungkasnya.
Pengukuhan ini semakin menegaskan posisi Universitas Jember sebagai kampus riset berdampak yang mengembangkan inovasi teknologi inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan manusia. (qf)
Prev Next
UNIVERSITAS JEMBER
🏛 Alamat: Jalan Kalimantan No. 37 – Kampus Tegalboto Kotak POS 159 Jember, Jawa Timur, 68121, Indonesia
✆ Telp.: (0331) 330224; (0331) 333147; (0331) 334267; (0331) 337422
đź–¨ Fax: (0331) 339029
✉ Email: [email protected]
x
youtube
telegram
tiktok
Tentang UNEJ
Sejarah
Visi dan Misi
Pimpinan Universitas
Struktur Organisasi
Statuta
PPID
Denah Kampus
Sitemap
Penerimaan
Sekolah Vokasi
Sarjana
Magister
Doktor
Kelas Internasional
Media dan Layanan
Single Sign-On
SIAKAD
MMP
Jurnal
Repository
Taman Kebangsaan
Unduhan
Copyright © Universitas Jember. Semua hak cipta dilindungi undang-undang. Term of Use | Privacy Policy | Code of Conduct




