Teachers' Lab SDMM: Inovasi Pendidikan Digital Indonesia di Simposium Jepang
Sumber Foto: tagar.co
Internasional

Teachers' Lab SDMM: Inovasi Pendidikan Digital Indonesia di Simposium Jepang

Berangkat dari praktik kelas terbuka di SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Teachers’ Lab dibawa ke forum internasional di Jepang untuk menunjukkan bahwa transformasi digital pendidikan dapat tumbuh dari refleksi guru, kolaborasi, dan bukti nyata pembelajaran di kelas.

Catatan perjalanan belajar di Universitas Tsukuba, Tokyo Campus, Jepang, oleh guru SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Ria Pusvita Sari, M.Pd.

Tagar.co – Isu transformasi digital dalam dunia pendidikan menjadi topik hangat dalam simposium internasional yang berlangsung di University of Tsukuba, Tokyo Campus, Jepang, pada awal Februari 2026 (1–9 Februari 2026).

Salah satu materi yang menarik perhatian adalah presentasi berjudul “Teachers’ Lab for Digital Transformation”, sebuah kolaborasi riset yang dipelopori oleh Arif Hidayat, Ph.D. (UPI) dan saya, Ria Pusvita Sari, M.Pd., guru SD Muhammadiyah Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Presentasi ini disampaikan dalam 14th SEAMEO–University of Tsukuba Symposium di Jepang. Berikut poin-poin utama inovasi yang kami angkat:

Redefinisi Transformasi Digital

Materi ini menekankan bahwa teknologi bukan sekadar “tempelan” dalam kelas. Melalui wadah Teachers’ Lab, transformasi dilakukan melalui siklus disiplin: Plan–Open Class–Evidence-Based Reflection–Revision.

Fokus utamanya adalah pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai kasus nyata untuk melihat bagaimana guru mengambil keputusan instruksional secara kolaboratif.

Fokus pada TPACK-in-Action dan cPCK

Penelitian ini menyoroti dua luaran pengetahuan penting bagi guru:

TPACK-in-action: keputusan desain guru saat mengintegrasikan konten, pedagogi, dan teknologi secara nyata di kelas.

Collective Pedagogical Content Knowledge (cPCK): pengetahuan kolektif serta produk pembelajaran yang dikembangkan bersama melalui kerja tim antarsekolah dan lintas wilayah.

Implementasi Enam Pilar Transformasi Digital Unesco

Model Teachers’ Lab dipetakan secara eksplisit ke dalam enam pilar transformasi digital Umesco untuk memastikan keberlanjutan pendidikan:

Metodologi dan Dampak yang Diharapkan

Melalui pendekatan design-based implementation, riset ini menggunakan kelas terbuka (open class) berkualitas tinggi. Hasilnya diharapkan mampu menghadirkan format refleksi hibrida yang memungkinkan peserta jarak jauh menyampaikan argumen berbasis bukti tangan pertama, bukan sekadar komentar subjektif.

Presentasi di Jepang ini memosisikan Teachers’ Lab sebagai jalur yang skalabel dan berorientasi pada ekuitas untuk membangun kemampuan instruksional guru yang tangguh melalui inkuiri kolaboratif berbasis bukti.

Yuk, kita berkolaborasi mengadakan Teachers’ Lab di sekolah atau madrasah masing-masing. (*)