Harga Minyak Dunia Melonjak 16% Minggu Ini, Brent Tembus USD88/Barel
Arahan News - Harga minyak dunia mengalami lonjakan signifikan, dengan kontrak berjangka minyak mentah Brent mencapai USD88,13 per barel, meningkat 4,6 persen pada perdagangan akhir pekan. Kenaikan ini dipicu oleh ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global.
Awal Kejadian
Ketegangan antara AS dan Iran kembali memanas setelah serangan saling dilakukan oleh kedua pihak. Teheran mengklaim bahwa serangan AS menargetkan infrastruktur penting, termasuk jembatan. Laporan juga menyebutkan bahwa Washington berencana untuk memperluas operasi militer terhadap Iran.
Perkembangan
Militer AS melanjutkan serangan udara ke wilayah Iran, dengan klaim berhasil menghancurkan menara pengawasan pelabuhan yang digunakan Iran untuk memantau lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Serangan tersebut juga melibatkan penghancuran lima jembatan di sekitar Bandar Abbas. Ketegangan ini berimbas pada aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis untuk perdagangan minyak dan gas dunia.
Perusahaan pelacak pengiriman Kpler melaporkan penurunan jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan hanya delapan penyeberangan yang terkonfirmasi pada Kamis, level terendah dalam tiga pekan. Banyak kapal memilih rute alternatif melalui Iran, menunjukkan peningkatan perhatian terhadap faktor keamanan dan biaya asuransi di wilayah tersebut.
Kondisi Terakhir
Di sisi lain, sentimen pasar juga didorong oleh penurunan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat. Badan Informasi Energi AS melaporkan penurunan stok minyak mentah sebesar 1,7 juta barel, menjadi 409,7 juta barel, pada pekan yang berakhir 10 Juli. Data dari American Petroleum Institute menunjukkan penurunan yang serupa, yang mengindikasikan ketatnya pasokan global di tengah meningkatnya risiko geopolitik.




