Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan Pendidikan Dalam Negeri
Arahan News - Senator Lia Istifhama saat foto bersama di Surabaya, Rabu (25/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)
A A A
SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Lia Istifhama menyoroti efektivitas penggunaan dana negara untuk pembiayaan studi luar negeri yang dinilai menyerap anggaran besar, sementara perguruan tinggi dalam negeri dinilai memiliki kapasitas mencetak sumber daya manusia unggul. Pandangan tersebut disampaikannya di Surabaya dalam diskusi mengenai arah kebijakan pendidikan nasional dan optimalisasi anggaran publik.
Menurut Lia, pendidikan tinggi seharusnya tidak selalu dikaitkan dengan biaya mahal maupun prestise kampus luar negeri. Ia menilai negara perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pembiayaan pendidikan agar manfaatnya lebih merata bagi masyarakat.
“Buat apa uang negara habis banyak untuk luar negeri, sementara alumni perguruan tinggi dalam negeri juga terbukti mampu menjadi pemimpin, akademisi, maupun profesional yang berkontribusi besar bagi bangsa,” ujar Lia, pada Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, orientasi pendidikan seharusnya menitikberatkan pada kualitas kompetensi dan dampak sosial, bukan sekadar label institusi pendidikan.
“Kalau tujuan akhirnya adalah membangun Indonesia, maka investasi pendidikan harus memperkuat ekosistem dalam negeri. Jangan sampai pendidikan justru menjadi ajang gengsi akademik yang membebani anggaran negara,” tegasnya.
Lia kemudian memaparkan perjalanan akademiknya sebagai gambaran bahwa akses pendidikan tinggi tetap dapat ditempuh secara efisien. Ia menyelesaikan pendidikan strata satu di IAIN Sunan Ampel, Universitas Airlangga, serta STID Taruna dengan biaya kuliah per semester tidak sampai Rp1,5 juta. Bahkan saat penyusunan skripsi, ia bekerja untuk membiayai kebutuhan studinya secara mandiri.
Jenjang magister ditempuh melalui beasiswa dalam negeri, sedangkan program doktoral didukung bantuan BPP selama satu tahun. Secara keseluruhan, biaya pribadi yang dikeluarkan hingga meraih gelar doktor diperkirakan sekitar Rp30 juta.
Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat kualitas riset, fasilitas pendidikan, serta kolaborasi internasional di kampus nasional agar menjadi pilihan utama generasi muda.
“Kalau kampus dalam negeri terus diperkuat, mahasiswa Indonesia tidak perlu selalu mencari legitimasi ke luar negeri. SDM unggul bisa lahir dari mana saja selama proses pendidikannya berkualitas,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa efisiensi anggaran pendidikan menjadi isu penting di tengah tuntutan transparansi penggunaan dana publik.
“Pendidikan itu soal proses, integritas, dan kebermanfaatan. Kalau dalam negeri mampu memberikan kualitas yang sama, kenapa harus selalu ke luar? Yang paling penting adalah bagaimana ilmu itu kembali untuk masyarakat dan negara,” pungkas Lia.
Artikel Terkait
Bangkalan Punya Fakultas Kedokteran Pertama, UTM Resmi Buka Pendidikan Dokter Saat Dies Natalis ke-25
O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional
Gebrakan Gubernur Khofifah! Santri Jatim Kini Bisa Kuliah STEM hingga Al-Azhar Mesir Lewat 1.100 Beasiswa
Khofifah Buka Beasiswa LPPD Jatim 2026, Santri Kini Bisa Masuk Program STEM hingga Al-Azhar Mesir
Kejutan dari Subandi, SD Muhammadiyah 1 Candi Sidoarjo Bakal Dapat Suntikan Rp2 Miliar pada 2027
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin
Berita Terkait
Bangkalan Punya Fakultas Kedokteran Pertama, UTM Resmi Buka Pendidikan Dokter Saat Dies Natalis ke-25
O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional
Gebrakan Gubernur Khofifah! Santri Jatim Kini Bisa Kuliah STEM hingga Al-Azhar Mesir Lewat 1.100 Beasiswa
Khofifah Buka Beasiswa LPPD Jatim 2026, Santri Kini Bisa Masuk Program STEM hingga Al-Azhar Mesir
Kejutan dari Subandi, SD Muhammadiyah 1 Candi Sidoarjo Bakal Dapat Suntikan Rp2 Miliar pada 2027
Bikin Bangga Indonesia, Anak Papua yang Menimba Ilmu di Jatim Ramai-Ramai Lolos PTN
Khofifah Bangga Program ADEM Papua di Jatim Cetak Generasi Berprestasi, 51 Siswa Lolos PTN
SDN Tunjung 01 Bangkalan Lepas Siswa Kelas VI, Khanza Rahmania Cahyadi Raih Nilai Tertinggi
Tag : DPD RI Lia Istifhama Senator
Komentar
Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna
Nama
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.
Berita Terbaru
Nasional
AI Ubah Dunia Kerja, Kemnaker Siapkan Generasi Muda Lewat MagangHub dan Sertifikasi Kompetensi
Pemerintahan
Lamongan Catat Surplus Rp41 Miliar dan Raih WTP ke-10, Bupati Yes Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025
Kriminal
Geger Dana Rp777 Juta di Lamongan, Kades Waru Wetan yang Janji Cicil 4 Tahun Kini Diperiksa Polisi
Nasional
Bukan Jakarta, Jatim Justru Jadi Raja AI di GARUDA Impact Summit 2026
Nasional
Jatim Raih Dua Penghargaan Nasional GARUDA AI Impact Summit 2026, Khofifah Percepat Transformasi Pemerintahan Berbasis AI
Pemerintahan
Tongkat Komando Yonkes 2 Kostrad Resmi Berganti, Wabup Malang Soroti Pentingnya Sinergi TNI dan Daerah




