Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Program Makan Bergizi Gratis untuk Investasi SDM
Arahan News - Pemerintah, melalui Presiden Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan. Dalam sebuah diskusi yang disiarkan melalui saluran YouTube, Presiden mengungkapkan bahwa lebih dari seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah ditutup sebagai bagian dari evaluasi dan pembenahan program.
Awal Kejadian
Presiden Prabowo menyatakan bahwa tantangan utama program MBG tidak hanya terletak pada distribusi makanan, tetapi juga pada upaya merubah perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi tentang kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dinilai masih perlu diperkuat agar efektivitas program meningkat.
Perkembangan
Di tengah kendala tersebut, Prabowo menegaskan bahwa program MBG tetap menjadi prioritas utama pemerintah, dengan fokus pada perbaikan gizi anak-anak, khususnya di daerah yang mengalami stunting. Ia menolak wacana penghentian program meskipun ada tekanan fiskal, sekaligus menekankan bahwa pemerintah masih memiliki ruang efisiensi di sektor lain tanpa harus mengorbankan program strategis ini.
Kondisi Terakhir
Prabowo mengungkapkan komitmennya untuk mempertahankan program MBG, bahkan ia siap mempertaruhkan kepemimpinannya terkait keberhasilan program dalam beberapa tahun ke depan. Ia menjelaskan bahwa pengalamannya melihat kondisi anak-anak dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi di beberapa daerah semakin memperkuat keyakinannya terhadap dampak positif program ini bagi pembangunan sumber daya manusia.




