Ramadhan 1447 Hijriah Diprediksi Tingkatkan Daya Beli Masyarakat Belitung
Sumber Foto: ANTARA News Bangka Belitung
Sosial

Ramadhan 1447 Hijriah Diprediksi Tingkatkan Daya Beli Masyarakat Belitung

Belitung (ANTARA) - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meyakini bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah mampu mendongkrak daya beli masyarakat di daerah itu.

‎"Kami meyakini kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini akan mampu mendongkrak dan meningkatkan daya beli masyarakat dari hari-hari biasa," kata Ketua BPC HIPMI Belitung, Zainudin di Tanjungpandan, Sabtu.

‎Ia mengatakan, selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tingkat konsumsi masyarakat mengalami peningkatan terutama aktivitas berbelanja untuk memenuhi kebutuhan makan sahur dan berbuka puasa.

‎"Pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah memang ada semacam tradisi belanja sehingga meningkatkan aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat," ujarnya.

‎Menurutnya, kondisi ini dinilai baik sehingga memberikan dampak yang positif salah satunya bagi sektor UMKM setempat.

‎"Memang belum sepenuhnya menggembirakan karena daya beli masyarakat masih lemah akibat mesin ekonomi masyarakat seperti sektor pertambangan bijih timah mengalami permasalahan," katanya.

‎Sektor pertambangan, lanjut dia, diakui atau tidak diakui memiliki andil besar dalam perekonomian, sebab masih banyak masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dengan menambang bijih timah.

‎"Namun dengan kondisi tata niaga pertimahan dalam beberapa waktu terakhir ini cukup membuat daya beli dan perekonomian terkontraksi atau tergerus," ujarnya.

‎Selain itu, rencana pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah lebih cepat atau di awal Ramadhan tentunya akan memberikan stimulus bagi perekonomian masyarakat.

‎Akan tetapi hal ini perlu diantisipasi karena dikhawatirkan menimbulkan timbulnya aksi belanja yang tanpa perencanaan (impulsif buying) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎"Kebijakan ini memang perlu diapresiasi karena pemerintah memiliki tujuan untuk menstimulasi agar uang beredar di masyarakat sehingga mempengaruhi daya beli," katanya.

‎Ia mengimbau masyarakat untuk tetap bijak berbelanja dan cerdas mengelola keuangan baik selama bulan suci Ramadhan maupun Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎"Kemampuan mengelola keuangan dengan baik serta berbelanja dengan bijak juga diperlukan selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah," ujarnya.