Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Hanya 5% Menurut Bank Dunia
Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Dunia atau World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 hanya akan di level 5% atau lebih rendah dibanding target pemerintah yang mencapai 5,4%.
Lembaga internasional ini juga memproyeksi ekonomi sepanjang 2025 akan tumbuh di level yang sama, yakni 5%. Seperti diketahui, pemerintah baru akan merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 sekaligus keseluruhan tahun pada awal Februari 2026.
Dalam laporan World Bank bertajuk 'Global Economic Prospects' yang terbit Januari 2026 dipaparkan, aktivitas ekonomi di Asia Timur dan Pasifik, termasuk Indonesia, diperkirakan akan melambat tahun ini sebelum meningkat tahun depan. Hal ini mencerminkan berakhirnya kebijakan dini atau front-loading, bersamaan dengan pertumbuhan investasi yang lebih kuat di beberapa negara, karena dukungan kebijakan domestik.
"Pertumbuhan di Indonesia diperkirakan akan berkelanjutan berkat stimulus fiskal dan investasi yang dipimpin negara," demikian tercantum dalam laporan World Bank, Rabu (14/1/2026).
Menurut laporan tersebut, investasi swasta tetap lesu di seluruh kawasan Asia Timur dan Pasifik, karena ketidakpastian kebijakan yang tinggi dan utang yang besar—kecuali di Indonesia dan Malaysia, di mana investasi tersebut didukung oleh inisiatif yang dipimpin negara dan investasi asing langsung.
Baca Juga
Danantara: Ekonomi 2026 Ditopang Belanja Negara & Moneter Longgar
Goldman: Ekonomi AS 2026 Menguat, The Fed Pangkas Suku Bunga
Defisit Fiskal: Respons Pasar dan Implikasi Terhadap Ekonomi
Next article →




