Prabowo Hubungi Pemimpin Negara-negara Teluk Terkait Konflik Israel-AS dengan Iran
Arahan News - Presiden Prabowo Subianto menghubungi pemimpin negara-negara Teluk menyusul meningkatnya ketegangan antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran, yang berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah.
Awal Kejadian
Ketegangan ini dimulai setelah serangan Israel dan AS terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang dipicu oleh kebuntuan dalam pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss. Israel menjadi negara pertama yang mengonfirmasi serangan tersebut, diikuti oleh pengumuman resmi Presiden AS Donald Trump bahwa AS bergabung dalam serangan itu.
Perkembangan
Menurut Sugiono, yang memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Prabowo telah melakukan komunikasi dengan pemimpin negara-negara Teluk, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, dan Oman. Hanya komunikasi dengan putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, yang belum terlaksana karena masalah waktu. Sugiono tidak merinci isi pembicaraan tersebut, hanya menyatakan bahwa komunikasi tersebut berlangsung seperti layaknya komunikasi antar pemimpin.
Kondisi Terakhir
Serangan terhadap Iran ditandai dengan hujan misil di Teheran, termasuk serangan pada kediaman mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad. Sebagai balasan, Iran meluncurkan misil ke lokasi yang terkait dengan operasi militer AS, termasuk beberapa pangkalan udara di kawasan Teluk dan menutup Selat Hormuz, jalur ekspor minyak vital dunia.




