Pendaftaran Beasiswa Santri Jateng 2026 Dibuka untuk S1 dan S2
Sumber Foto: Ihram.co.id
Nasional

Pendaftaran Beasiswa Santri Jateng 2026 Dibuka untuk S1 dan S2

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka pendaftaran Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026. Program ini mencakup jenjang pendidikan S1 di dalam dan luar negeri serta S2 di dalam negeri bagi kalangan pesantren di wilayah tersebut.

Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Dr KH Hasyim Muhammad menyatakan, beasiswa ini merupakan program prioritas untuk memperluas akses pendidikan tinggi.

“Program ini bentuk kehadiran pemerintah provinsi bagi pesantren. Santri tidak hanya didorong kuliah di dalam negeri, tetapi juga diberi kesempatan menempuh pendidikan tinggi di luar negeri,” ujar Hasyim dalam laman resmi Pemprov Jateng.

Pemerintah provinsi akan menanggung berbagai komponen biaya dengan besaran yang disesuaikan standar maksimal tiap program studi. Komponen tersebut meliputi uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, visa, tiket pesawat, hingga asuransi. Untuk program dalam negeri, UKT santri S1 diberikan hingga delapan semester.

Daftar 5 Program Beasiswa Tahun 2026

Terdapat lima kategori program yang dapat diikuti oleh santri dan pengasuh pesantren berdasarkan bidang studi dan lokasi pendidikan:

S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah): Fokus pada bidang Kedokteran, Pertanian, Sains Teknologi, Teknik, Matematika, dan Keislaman dengan bantuan UKT dari semester 1 hingga 8.

Vokasi dan S1 Luar Negeri (Bidang Saintek): Negara tujuan meliputi Turki, India, Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan dengan cakupan biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, dan tiket pesawat pulang-pergi.

S1 Luar Negeri (Double Degree): Program untuk kuliah selama empat semester di luar negeri pada semester 5-8 khusus bidang sains dan teknologi.

S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman): Bantuan penyelesaian studi di Universitas Al Azhar (Mesir) bagi mahasiswa tahun ketiga, serta biaya penuh untuk Universitas Al Ahqof (Yaman).

S2 Dalam Negeri: Bantuan penyelesaian studi bagi pengasuh pesantren di bidang Keislaman, Humaniora, dan Saintek.

Persyaratan dan Kriteria Pendaftar

Pendaftar beasiswa wajib merupakan penduduk Jawa Tengah yang pernah atau sedang belajar dan mengabdi di pesantren yang memiliki EMIS atau IJOP Pesantren. Untuk program S1 dalam negeri, peserta harus diterima melalui jalur SBUB, SNPMB, atau SNBT 2026.

Bagi pelamar program Vokasi dan S1 luar negeri bidang Saintek, diwajibkan memiliki Letter of Acceptance (LoA). Sementara itu, pengasuh pesantren yang mendaftar program S2 minimal berada di semester kedua dengan IPK minimal 3,0.

Hasyim menambahkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari latihan pemberdayaan masyarakat. “Ilmu yang diperoleh harus kembali ke pesantren dan masyarakat,” katanya.

Tahapan Seleksi dan Syarat Kompetensi

Proses seleksi meliputi verifikasi administrasi yang membutuhkan dokumen berupa KTP, rekomendasi pesantren, bukti penerimaan, atau kartu hasil studi. Selain administrasi, terdapat tes kemampuan akademik dan kepesantrenan yang mencakup kemampuan membaca kitab kuning.

Pemerintah menetapkan standar minimal hafalan Al-Qur’an bagi setiap jenjang. S1 dalam negeri minimal 3 juz, S1 luar negeri bidang keislaman minimal 5 juz, dan program S2 untuk pengasuh pesantren minimal 10 juz. Tahap akhir seleksi berupa wawancara yang menguji penguasaan bahasa asing untuk pelamar luar negeri serta wawasan kebangsaan.

Seleksi saat ini telah resmi dibuka oleh Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP). Informasi pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi https://jatengprov.go.id / atau menghubungi kontak Nafi di nomor 081249477772.