Konsistensi Jam Tidur Penting untuk Kesehatan Jantung, Menurut Studi 10 Tahun
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Konsistensi Jam Tidur Penting untuk Kesehatan Jantung, Menurut Studi 10 Tahun

Arahan News - KOMPAS.com – Selama ini banyak orang menganggap tidur yang cukup dan berkualitas sudah cukup untuk menjaga kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan ada satu kebiasaan lain yang tak kalah penting, yaitu tidur pada jam yang konsisten setiap malam.

Melansir Men's Health (30/6/2026), temuan ini dipublikasikan dalam jurnal BMC Cardiovascular Disorders. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang berusia 40 hingga 60 tahun yang memiliki jam tidur tidak menentu berisiko lebih tinggi mengalami gangguan jantung dibandingkan mereka yang tidur pada waktu yang sama setiap hari.

Penulis utama penelitian, Laura Nauha, PhD, peneliti pascadoktoral di University of Oulu, mengatakan keteraturan waktu tidur tampaknya memiliki peran penting bagi kesehatan jantung.

"Kami menemukan bahwa keteraturan waktu tidur, khususnya jam mulai tidur, mungkin penting untuk kesehatan jantung. Hal ini mencerminkan ritme kehidupan sehari-hari dan seberapa besar ritme tersebut berubah," ujar Nauha.

Studi mengikuti ribuan orang selama 10 tahun

Dalam penelitian tersebut, para peneliti memantau pola tidur 3.231 orang yang semuanya berusia 46 tahun saat penelitian dimulai.

Jam tidur dan waktu bangun para peserta dicatat untuk mengetahui pola tidur mereka. Setelah itu, peneliti mengikuti kondisi kesehatan mereka selama 10 tahun melalui rekam medis.

Selama periode penelitian, sebanyak 128 peserta mengalami kejadian kardiovaskular serius, mulai dari angina tidak stabil, stroke, gagal jantung, hingga kematian akibat penyakit jantung.

Setelah memperhitungkan faktor lain seperti indeks massa tubuh (BMI) dan kadar kolesterol, peneliti menemukan bahwa peserta dengan jam tidur yang berubah-ubah memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah jantung.

Risiko tersebut bahkan meningkat hingga dua kali lipat pada orang yang memiliki jadwal tidur tidak teratur sekaligus tidur kurang dari delapan jam setiap malam.

Menariknya, penelitian ini tidak menemukan hubungan serupa pada variasi waktu bangun tidur.

Mengapa jam tidur yang konsisten penting?

Lihat Foto

Menurut spesialis neurofisiologi dan kedokteran tidur di UTHealth Houston, Sudha Tallavajhula, MD, tubuh bekerja mengikuti ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur berbagai fungsi tubuh selama sekitar 24 jam.

Ritme ini tidak hanya menentukan kapan seseorang mengantuk atau terbangun, tetapi juga mengatur perubahan hormon, irama jantung, hingga tekanan darah.

Sementara itu, ahli jantung di South Denver Cardiology dan AdventHealth Littleton, Grant Bailey, MD, menjelaskan bahwa kebiasaan mengubah jam tidur dapat mengganggu ritme biologis tersebut.

Akibatnya, hormon stres dan adrenalin dapat meningkat sehingga memengaruhi denyut jantung dan tekanan darah. Perubahan hormon lapar juga bisa membuat seseorang lebih mudah memilih makanan yang kurang sehat.