Kebiasaan Unik Masyarakat Finlandia dalam Mencapai Kebahagiaan
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Kebiasaan Unik Masyarakat Finlandia dalam Mencapai Kebahagiaan

Arahan News - KOMPAS.com – Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia dalam World Happiness Report.

Di balik pencapaian itu, ternyata bukan hanya sistem sosial yang kuat, tetapi juga kebiasaan sehari-hari masyarakatnya yang ikut berperan membentuk kepuasan hidup.

Melansir HuffPost (5/7/2026), sejumlah pakar kesehatan mental dan psikologi dari Finlandia mengungkap ada beberapa kebiasaan yang membuat masyarakat di negara Nordik tersebut memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi. Menariknya, beberapa di antaranya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Orang Finlandia tidak paksakan diri selalu terlihat bahagia

Salah satu kebiasaan yang menonjol adalah kejujuran dalam mengekspresikan perasaan.

Direktur Strategic Affairs di MIELI Mental Health Finland, Meri Larivaara, mengatakan masyarakat Finlandia tidak merasa harus selalu menjawab "baik-baik saja" ketika ditanya kabarnya.

"Di Finlandia, ada toleransi yang lebih besar untuk mengatakan, 'Saya sedang tidak baik-baik saja' atau 'Saya tidak sedang merasa baik'," ujar Larivaara.

Menurutnya, keterbukaan terhadap emosi membantu seseorang tidak memendam perasaan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa menekan emosi dapat mengurangi kedekatan sosial dan bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dini.

Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan

Lihat Foto

Selain jujur terhadap perasaan, masyarakat Finlandia juga dikenal menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Larivaara mengatakan jam kerja yang relatif wajar memberi ruang bagi masyarakat untuk beristirahat, merawat diri, dan melakukan aktivitas di luar pekerjaan.

Profesor psikologi dari University of Oulu, Mirka Hintsanen, menambahkan bahwa waktu luang membuat masyarakat memiliki kesempatan menikmati berbagai kegiatan yang mereka sukai.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Tampere University, Juho Saari, menyebut sebagian besar masyarakat Finlandia juga tidak menghabiskan waktu lama untuk perjalanan menuju tempat kerja. Kondisi ini membuat mereka memiliki lebih banyak waktu luang setiap hari.

Alam menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari

Hubungan yang dekat dengan alam juga menjadi salah satu faktor penting.

Saari menjelaskan Finlandia memiliki aturan Everyman's Right, yang memungkinkan masyarakat menikmati hampir seluruh kawasan hutan, danau, maupun pesisir secara bebas dengan tetap menghormati lingkungan.

Melalui aturan tersebut, masyarakat dapat berkemah, memetik buah beri, mencari jamur, berenang, mendaki, berkuda, hingga bermain ski tanpa biaya di ruang-ruang publik tertentu.