Berlari atau Bersepeda: Pilihan Olahraga Kardio untuk Kebugaran Optimal
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Berlari atau Bersepeda: Pilihan Olahraga Kardio untuk Kebugaran Optimal

Arahan News - KOMPAS.com - Berlari dan bersepeda merupakan dua pilihan olahraga kardio yang sangat populer.

Jika kamu ingin rutin melakukan olahraga kardio, tetapi bingung memilih antara keduanya, tak perlu khawatir karena masing-masing memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh.

"Berlari adalah pilihan yang bagus untuk mendukung kesehatan kardio kamu karena sangat praktis. Satu-satunya peralatan yang kamu butuhkan adalah sepasang sepatu," ujar pelatih pribadi bersertifikat ACE, Sydney Smith, CPT, mengutip Women's Health Magazine, Minggu (5/7/2026).

"Di sisi lain, bersepeda adalah olahraga low-impact, yang secara alami membuatnya lebih ramah bagi persendianmu," sambung dia.

Demi meraih manfaat optimal, baik itu membangun kekuatan, menjaga kesehatan jantung, maupun menurunkan berat badan, kamu wajib memilih aktivitas yang bisa dijalani secara konsisten.

Dokter terapi fisik, sekaligus spesialis kekuatan dan pengondisian, Cynthia Barrett, DPT, CSCS, mengatakan, itu adalah cari pasti untuk mencapai tujuan kebugaranmu.

Bersepeda vs berlari, mana yang lebih baik untuk kebugaran?

Membangun kekuatan otot

Lihat Foto

Jika fokus utamamu membangun kekuatan, bersepeda merupakan pilihan unggul. Kamu bisa mengatur beban kayuhan untuk menargetkan otot tertentu, yang fungsinya menyerupai latihan beban.

Aktivitas ini secara konstan melatih otot paha depan, paha belakang, bokong, serta betis. Bersepeda memaksa otot beradaptasi dengan perubahan beban, sebuah fakta yang didukung riset tahun 2021 dalam Journal of Experimental Biology.

"Selain itu, karena ini membangun kekuatan dengan cara low impact, ini sangat bagus untuk pemula dan mereka yang mungkin kembali berolahraga setelah cedera," kata seorang pelatih bernama Olivia Amato, CPT.

Berlari juga bisa membangun otot asalkan kamu rutin menyisipkan sesi lari cepat jarak pendek atau menjajal rute menanjak.

Membakar kalori dan menurunkan berat badan

Untuk urusan penurunan berat badan, para ahli sepakat berlari lebih unggul karena tingkat pembakaran kalorinya sangat tinggi.

"Pada intensitas yang lebih tinggi yang akan bisa kamu capai saat berlari, kamu akan melihat lebih banyak manfaat penurunan berat badan karena kamu menggunakan dan melibatkan lebih banyak otot di tubuh kamu," jelas dr. Barrett.

Lari melibatkan seluruh bagian tubuh. Kaki bergerak aktif, otot inti menjaga postur tegak, dan lengan berayun melatih bahu serta punggung.

Lihat Foto

Aktivitas ini membakar banyak kalori sekaligus meningkatkan metabolisme lemak. Studi tahun 2019 dalam International Journal of Research in Exercise Physiology membuktikan bahwa berlari di atas mesin lari statis membakar kalori lebih banyak dibandingkan bersepeda.