Komisi D DPRD DIY Perkuat Kebijakan Pengelolaan Museum melalui Kunjungan ke Andi Bayou Museum
Arahan News - Komisi D DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan kerja ke Andi Bayou Museum untuk memperkuat arah kebijakan pengelolaan museum, Selasa (25/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor dan mengumpulkan masukan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Kelola Museum.
Awal Kejadian
Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mendorong museum di DIY menjadi ruang pelestarian seni dan budaya serta destinasi wisata unggulan. Komisi D menekankan pentingnya masukan dari pengelola museum, termasuk museum swasta, dalam proses penyusunan Raperda.
Perkembangan
Wakil Ketua DPRD DIY, Ir. Imam Taufik, menyampaikan bahwa pengelolaan museum di DIY belum optimal, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. Dia menekankan perlunya regulasi yang kuat agar museum dapat berkembang dan bersaing sebagai daya tarik wisata dan sarana edukasi.
Kepala Andi Bayou Museum, Andi Haryo Setiawan, menyambut baik kunjungan ini dan berharap Raperda dapat memberikan dukungan konkret bagi museum, khususnya yang swasta, yang sering menghadapi keterbatasan pendanaan dan akses kebijakan.
Kondisi Terakhir
Komisi D mengungkapkan konsep besar dalam Raperda adalah menjadikan Yogyakarta sebagai “City of Museum”. Tantangan yang dihadapi oleh museum di DIY meliputi keterbatasan anggaran dan rendahnya tingkat kunjungan. Salah satu gagasan yang diusulkan adalah program kunjungan wajib museum bagi pelajar untuk meningkatkan interaksi generasi muda dengan museum.




