Ketersediaan Bahan Pangan di Yogyakarta Aman Selama Ramadan, Pemkot Imbau Tak Panic Buying
PORTAL JOGJA - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta masyarakat agar tak kuatir dengan ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadan. Walaupun terdapat sejumlah harga komoditas yang mengalami kenaikan, namun kenaikan tersebut masih dalam harga acuan dan terkendali.
Pasokan Bahan Pangan Aman
Ketersediaan pasokan bahan pangan secara umum di Kota Yogyakarta dalam kondisi mencukupi. Bahkan ketersediaannya dapat mencapai Hari Raya Idulfitri. Hal ini disampaikan oleh Veronica Ambar Ismuwardani selaku Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Yogyakarta saat jumpa pers kegiatan Ramadan Pemkot Yogyakarta belum lama ini.
“Untuk ketahanan pangan kita berada di rentang waktu satu setengah sampai dua bulan ke depan masih aman,” ucap Vero, sebagaimana dikutip dari laman Pemkot Yogyakarta.
Komoditas yang Alami Kenaikan Harga
Dari pantauan di lapangan, diperoleh data sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan. Sebut saja cabai rawit merah yang harganya menjadi sekitar Rp 84.000/kg. Berikutnya daging ayam ras yang mencapai harga sekitar Rp 40.000/kg, serta telur ayam ras yang berada pada kisaran Rp 30.000/kg.
Sementara ada pula komoditas yang mengalami kenaikan harga sebagai imbas dari perayaan tahun baru Imlek pada 17 Februari yang lalu. Komoditas tersebut adalah ikan bandeng yang naik menjadi sekitar Rp 45.000/kg dan ikan tongkol yang tembus Rp 46.000/kg.
Sedangkan untuk pasokan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP terpantau lancar dan melimpah di Bulog. Itu artinya, ketersediaan beras dijamin aman.
Komoditas yang Bakal Naik Harga Lagi
Pihak Disdag Kota Yogyakarta juga menjelaskan sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga kembali menjelang hari-hari terakhir bulan puasa atau mendekati hari raya Idul Fitri. Komoditas itu yakni cabai merah keriting serta daging ayam ras. Ini tentunya menjadi kewaspadaan pihak terkait.




