Jepang Siapkan Penempatan Rudal Jarak Jauh di Empat Pangkalan Militer
Asia Timur Laut
Konflik / Ketegangan
Article Rating
Sentry
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa pihaknya akan mulai menempatkan rudal jarak jauh di pangkalan Pasukan Bela Diri Darat Jepang (Japan Ground Self-Defense Force – JGSDF) sebagai upaya penangkalan yang kredibel.
Rencana itu menyerukan versi yang ditingkatkan kemampuannya dari rudal antikapal Tipe 12 yang diluncurkan dari darat untuk ditempatkan di kamp-kamp JGSDF di Hokkaido, serta prefektur Shizuoka, Kumamoto, dan Miyazaki, demikian yang dilaporkan The Japan Times pada November 2025.
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pihaknya akan mengerahkan rudal berpemandu yang dikembangkan di dalam negeri, yang diperkirakan memiliki jangkauan 1.000 kilometer, ke Camp Kengun di kota Kumamoto paling lambat tahun depan dan ke Camp Fuji di Oyama, sebuah kota di Shizuoka, pada tahun 2027, demikian menurut surat kabar itu.
Langkah Jepang ini mencerminkan kekhawatirannya atas pengembangan kekuatan militer dan pendudukan maritim negara-negara tetangganya. Rudal Tipe 12 yang ditingkatkan kemampuannya itu dapat menjangkau potensi ancaman terhadap kedaulatan Jepang.
Doktrin pertahanan Jepang yang terus berkembang “bersifat lebih proaktif, ekspedisioner, dan lebih terintegrasi dengan aktor regional dan global,” demikian yang dilaporkan perusahaan konsultasi The Asia Group pada Agustus 2025.
Untuk varian Tipe 12 yang diluncurkan dari kapal dan udara, Kementerian Pertahanan akan mempercepat dimulainya operasi satu tahun lebih awal, menjadi tahun 2027, demikian menurut The Japan Times. Para pejabat mengatakan rudal itu akan dikerahkan pada kapal perusak JS Teruzuki Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan pada pesawat jet tempur F-2 yang ditingkatkan kemampuannya untuk Pasukan Bela Diri Udara Jepang.
The Japan Times melaporkan bahwa proyektil yang meluncur dengan kecepatan sangat tinggi itu — rudal yang diluncurkan dari darat yang dirancang untuk melacak dan menargetkan ancaman dengan lintasan yang sulit dicegat — akan dikerahkan ke Camp Fuji pada tahun 2026. Pada tahun itu juga, unit operasional akan didirikan dan ditempatkan di Camp Kamifurano di Hokkaido dan Camp Ebino di Miyazaki.
Jepang juga tengah memperoleh rudal jelajah Tomahawk buatan A.S. Pada September 2025, kapal perusak JS Chokai dikirim ke A.S. untuk dilengkapi dengan Tomahawk.
Tokyo telah mengumumkan rencana untuk membeli hingga 400 rudal, yang juga dapat diluncurkan dari kapal selam dan memiliki jangkauan 1.600 kilometer, demikian yang dilaporkan CNN pada Oktober 2025. Jepang berencana untuk melengkapi 10 kapal perusaknya, termasuk dua kapal yang sedang diproduksi, dengan varian Tomahawk yang dapat dialihkan arah jalur penerbangannya di udara dan menyerang sasaran dengan menggunakan pencitraan inframerah.
Apa pendapat Anda tentang Jepang yang berupaya meningkatkan pertahanannya?
Sentry merupakan majalah militer profesional yang diterbitkan oleh Komando Strategis A.S. untuk menyediakan forum bagi personel keamanan nasional.
Tags
Amerika Serikat / AS Jepang Pengaruh Tiongkok/PKT Tiongkok
Share This Article
Facebook X LinkedIn Reddit Messenger Share via Email Print




