Disdagin Sukabumi Sosialisasikan Cinta Produk Dalam Negeri di Kalangan Pelajar
Sumber Foto: Neraca.co.id
Nasional

Disdagin Sukabumi Sosialisasikan Cinta Produk Dalam Negeri di Kalangan Pelajar

NERACA

Sukabumi - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, melalui Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, gelar sosialisasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di kalangan pelajar SMK Yashika Sukabumi.

Dan pada sosialisasi Gernas BBI itu, Disdagin Kabupaten Sukabumi juga mengajak pelajar agar menjadi konsumen cerdas dengan cara selalu teliti dalam melihat legalitas dan kualitas produk sebelum membeli.

Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, Irwan Fajar, S.H, berharap dengan sosialisasi itu, para pelajar dapat bertransformasi menjadi konsumen cerdas dan menjadi agen perubahan cinta produk dalam negeri.

“Dengan memilih produk dalam negeri, mereka secara langsung ikut memperkuat struktur ekonomi bangsa kita sendiri. Gerakan Bangga Buatan Indonesia memiliki efek domino yang besar terhadap perekonimian nasional karena akan membangkitkan lapangan kerja dan menciptakan UMKM semakin berdaya saing,” ungkapnya, Senin (2/2).

Pada sosialisasi itu, kata dia, ada beberapa poin krusial yang dibahas, di antaranya alasan fundamental produk lokal yang memiliki kualitas dan mampu bersaing dengan brand global dan sudah merambah pasar internasional.

Selain itu, jelas Irwan, mencintai produk dalam negeri merupakan bentuk patriotisme modern, di tengah gempuran produk asing yang membanjiri pasar domestik.

“Dari itu, perlu sejak dini memberikan pemahaman mendalam agar para pelajar memiliki kesadaran kolektif untuk mencintai dan bangga menggunakan produk lokal, melalui edukasi,” katanya.

Sosialisasi di kalangan pelajar, sebut dia, merupakan langkah strategis, mengingat kelompok remaja adalah target pasar utama perdagangan digital yang rentan terhadap tren produk impor.

Sosialisasi ini, sambung dia, merupakan upaya pemerintah terhadap pelajar untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap produk bangsa sendiri dan tidak menjadi penonton di negeri sendiri. (Ron)