Dampak Perjanjian Dagang RI-AS terhadap Perekonomian Nasional
Sumber Foto: detikFinance
Ekonomi

Dampak Perjanjian Dagang RI-AS terhadap Perekonomian Nasional

Jakarta -

Perjanjian dagang antara Indonesia-Amerika Serikat (AS) dalam Agreement of Reciprocal Trade (ART) banyak disorot. Perjanjian dagang tersebut dinilai memiliki implikasi luas terhadap perekonomian nasional, terutama di tengah kondisi ekonomi domestik yang masih menghadapi tekanan.

Pengamat Pembangunan Hardjuno Wiwoho menilai setiap perjanjian internasional harus memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi. Ia juga menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin negara tentu memiliki niat memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global, namun kebijakan strategis tetap perlu lahir dari proses yang inklusif dan terbuka terhadap masukan publik.

"Government bukan sekadar menjalankan niat baik atau memaksakan kehendak demi tujuan tertentu. Government adalah kemampuan mengelola perbedaan dan mendengarkan suara-suara di luar lingkar kekuasaan," ujar Hardjuno saat dihubungi, ditulis Rabu (25/2/2026).