Bulog Jambi Pastikan Distribusi Sejuta Liter Minyakita Lancar Menjelang Ramadhan
Sumber Foto: ANTARA News Jambi
Sosial

Bulog Jambi Pastikan Distribusi Sejuta Liter Minyakita Lancar Menjelang Ramadhan

Kota Jambi (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Jambi memastikan pendistribusian sejuta liter Minyakita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 11 kabupaten dan kota hingga awal Ramadhan berjalan lancar.

"Dari stok kita sejuta liter, telah distribusi minyak itu sehari 40 ribu liter. Sampai hari ini kita jual Rp15.500 per liter," kata Kepala Perum Bulog Wilayah Jambi Ali Ahmad Najih Amsari, di Jambi, Jumat.

Ia menegaskan, isu kelangkaan minyak goreng yang sempat beredar di Kota Jambi, Merangin dan Sungai Penuh dipastikan tidak benar.

Pemerintah bersama distributor menjamin stok dalam kondisi aman, bahkan mencapai hampir satu juta liter yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi, bahkan distribusi terus diperkuat dengan tambahan pasokan rutin setiap pekan.

Lanjut dia, setiap hari sebanyak 40 ribu liter Minyakita digelontorkan ke pasaran dengan harga Rp15.500 per liter. Angka tersebut berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Kondisi ini sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan maupun lonjakan harga.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, penambahan stok dilakukan sekitar 100 ribu liter setiap minggu, distribusi tidak hanya terfokus di Kota Jambi, tetapi juga menjangkau sejumlah kabupaten seperti Merangin, Tanjung Jabung, Bungo, hingga Kerinci.

Secara umum, tidak ada wilayah di Provinsi Jambi yang mengalami kekurangan pasokan minyak goreng.

Selain memastikan ketersediaan stok reguler, pemerintah juga menyiapkan program bantuan pangan pada Februari dan Maret mendatang. Dalam program tersebut, setiap keluarga akan menerima empat liter Minyakita.

Langkah ini diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya konsumsi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

"Setiap minggu kita tambah sekitar 100 ribu liter, itu di luar untuk bantuan pangan nanti," tutup dia.