Sosialisasi IKU 2026 oleh Unila: Peningkatan Mutu dan Transformasi Perguruan Tinggi
Sumber Foto: krakatoa.id
Arah Kebijakan

Sosialisasi IKU 2026 oleh Unila: Peningkatan Mutu dan Transformasi Perguruan Tinggi

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) mengadakan sosialisasi mengenai Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 2 Maret 2026, di Ruang Pepadun, Gedung A Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila.

Pembukaan oleh Wakil Rektor

Sosialisasi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa IKU bukan hanya sekadar indikator administratif, melainkan juga merupakan instrumen strategis yang berperan sebagai tolok ukur dalam transformasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Fokus Kebijakan IKU 2026

Pemaparan materi menyampaikan bahwa kebijakan IKU Tahun 2026 menekankan pada beberapa aspek penting, yaitu:

  • Penguatan capaian pembelajaran berbasis luaran.
  • Peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
  • Optimalisasi kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Tata kelola yang akuntabel dan berbasis data.

Setiap fakultas dan program studi diharapkan untuk melakukan pemetaan target, merancang strategi pencapaian, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala agar capaian IKU dapat terukur dan terdokumentasi dengan baik.

Sinergi antara Unit Kerja

Pentingnya sinergi antara fakultas, jurusan, program studi, serta unit pendukung lainnya juga ditekankan. Hal ini bertujuan agar implementasi IKU dapat terintegrasi dalam perencanaan strategis dan operasional. Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) serta Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) Unila berperan penting dalam memastikan evaluasi berjalan sistematis dan berbasis eviden.

Diskusi Strategi Implementasi

Sesi diskusi dalam sosialisasi ini membahas berbagai strategi untuk mengimplementasikan IKU di tingkat fakultas. Beberapa poin yang dibahas meliputi:

  • Penguatan tracer study.
  • Peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus.
  • Peningkatan publikasi ilmiah dosen.
  • Pengembangan kemitraan nasional dan internasional.

Forum ini juga menjadi ajang klarifikasi mengenai mekanisme pelaporan dan evaluasi capaian kinerja untuk tahun 2026.

Komitmen Unila untuk Meningkatkan Kinerja

Dengan sosialisasi ini, Unila berharap seluruh unit kerja, khususnya di lingkungan FISIP, dapat memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai arah kebijakan IKU 2026 dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja institusi secara terukur, adaptif, dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FISIP, para Wakil Dekan, Kepala LPMPP, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi di lingkungan FISIP, serta Penanggung Jawab Tim Evaluasi BPKHM Unila.