Soekarno Run 2026: Ribu Pelari Gairahkan Sport Tourism Jakarta
Jakarta, InfoPublik – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas (flag off) Soekarno Run Runniversary 2026 yang diikuti 10.000 peserta di kawasan Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu pagi (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan semangat kebangsaan sekaligus strategi pengembangan sport tourism di Ibu Kota.
Pramono Anung menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh Soekarno Run Runniversary 2026 sebagai olahraga publik yang inklusif, menyehatkan, dan sarat nilai kebangsaan. Dukungan tersebut sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan perekonomian melalui pengembangan sport tourism. “Melalui Soekarno Run Runniversary 2026, kami berharap olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan lintas generasi yang meneguhkan identitas kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen membangun Jakarta yang sehat, inklusif, dan berdaya saing global,” ujar Pramono.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang lari, tetapi juga gerakan kebangsaan yang menghidupkan kembali nilai perjuangan Soekarno. Soekarno Run menghadirkan semangat berdikari, gotong royong, serta keberpihakan pada rakyat yang menjadi fondasi perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut. “Semangat ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda,” imbuhnya.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari 10.000 kuota pelari yang terjual habis hanya dalam waktu tiga hari. Hal ini menunjukkan sosok dan pemikiran sang proklamator RI, Bung Karno tetap relevan serta dicintai lintas generasi.
Gubernur Pramono juga mengapresiasi kepemimpinan kolektif generasi muda dalam penyelenggaraan acara ini. Soekarno Run dipimpin oleh 10 pimpinan muda dari unsur mahasiswa dan pelajar, selaras dengan spirit Bung Karno, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. “Penyelenggaraan yang melibatkan dan dipimpin anak-anak muda menjadi bukti bahwa regenerasi kepemimpinan terus berjalan. Jakarta memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tampil dan memimpin,” tegasnya.
Selain kategori umum, Soekarno Run turut menghadirkan kategori Pelajar 10K. Para pemenang podium dalam kategori ini memperoleh beasiswa pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan nasional.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui program “Merawat Pertiwi”. Panitia menerapkan pengelolaan sampah terintegrasi dan menghadirkan reverse vending machine guna mendorong ekonomi sirkular serta meningkatkan kepedulian lingkungan. Desain jersey, medali, hingga kartu pos bergambar Bung Karno pun dirancang sebagai medium edukasi. “Peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman berlomba, tetapi juga nilai perjuangan dan semangat kebangsaan,” tutup Pramono Anung.




