Rusia Belum Menerima Permintaan Bantuan Militer dari Iran Terkait Serangan AS-Israel
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Rusia Belum Menerima Permintaan Bantuan Militer dari Iran Terkait Serangan AS-Israel

Arahan News - Pemerintah Rusia menyatakan bahwa hingga saat ini, mereka belum menerima permintaan bantuan militer dari Iran setelah negara tersebut diserang oleh Amerika Serikat dan Israel.

Awal Kejadian

Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Kamis (5/3/2026), yang menegaskan bahwa tidak ada permintaan resmi dari Teheran terkait dukungan militer. Serangan yang dilancarkan pada Sabtu (28/2/2026) telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Perkembangan

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh AS dan Israel berupaya memprovokasi Iran agar menyerang negara-negara Arab di kawasan, yang berpotensi memperluas konflik. Dalam pernyataan terpisah, kementerian tersebut mencatat bahwa tidak ada tanda-tanda bahwa Washington dan Tel Aviv akan menghentikan tindakan provokatif tersebut.

Kondisi Terakhir

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dilaporkan telah melakukan pembicaraan telepon dengan para pemimpin empat negara Teluk Arab untuk menawarkan bantuan dalam menyampaikan kekhawatiran mereka terkait serangan Iran terhadap infrastruktur minyak di kawasan. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan penyesalan atas dampak serangan tersebut dan mencatat bahwa tindakan provokatif dapat menyebabkan serangan balasan oleh Iran yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materi.