Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Wahono-Nurul di Bojonegoro: Menyusun Fondasi Kebijakan untuk Masa Depan
Sumber Foto: SuaraBojonegoro.com
Arah Kebijakan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Wahono-Nurul di Bojonegoro: Menyusun Fondasi Kebijakan untuk Masa Depan

Pada Jumat, 20 Februari 2026, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah di Pendopo Malawopati. Acara ini dibuka dengan lantunan selawat, menciptakan suasana khidmat di tengah bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Bupati Wahono mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya pemerintahan selama setahun terakhir, termasuk jajaran Forkopimda, DPRD, dan tokoh agama. Dia menjelaskan bahwa tahun pertama menjabat merupakan fase penting dalam peletakan arah kebijakan sesuai dengan visi-misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Fokus Utama: Transformasi Birokrasi

Bupati Wahono menekankan bahwa fokus utama dari kepemimpinannya adalah membangun sistem pemerintahan yang kuat dan melakukan transformasi pola pikir di lingkungan birokrasi. Ia mengajak para kepala dinas untuk terus berinovasi dan berkolaborasi, serta meninggalkan pola pikir komando yang kaku demi meningkatkan pelayanan publik yang lebih adaptif.

Kepemimpinan yang Responsif

Wahono juga menyatakan bahwa kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mau mendengar dan belajar dari masyarakat. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Bupati Nurul atas sinergitas yang terjalin selama satu tahun masa jabatan, yang dianggap sebagai modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang stabil.

Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

Acara refleksi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Kepala OPD, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran para tokoh agama dan masyarakat juga menjadi simbol dukungan moral untuk kelanjutan pembangunan di daerah tersebut.

Kegiatan Pendukung: Bazar UMKM dan Santunan Sosial

Sebelum acara refleksi, pemerintah kabupaten juga mengadakan peresmian Bazar UMKM Bahagia di Jalan P. Mas Tumapel. Terdapat 75 tenda yang menampung produk dari 215 pelaku usaha lokal, sebagai wujud nyata komitmen pimpinan daerah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM. Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, lansia, anak yatim, dan elemen masyarakat lainnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, diikuti buka puasa dan salat Maghrib berjamaah, sebagai upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara pimpinan daerah, aparatur pemerintahan, dan seluruh elemen masyarakat di Bojonegoro.