Rapat Koordinasi Nasional 2026: Pemkab Seram Bagian Barat Dukung Sinergi Pembangunan
Sumber Foto: mediacenter.sbbkab.go.id
Arah Kebijakan

Rapat Koordinasi Nasional 2026: Pemkab Seram Bagian Barat Dukung Sinergi Pembangunan

BOGOR – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinkronisasi pembangunan nasional, pemerintah pusat dan daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026). Acara ini menjadi ajang kolaborasi strategis antara berbagai unsur pemerintahan, termasuk kepala daerah, pimpinan DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan kementerian dan lembaga.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang diwakili oleh Bupati Asri Arman dan Wakil Bupati Selfinus Kainama menunjukkan komitmen dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan Pemkab SBB untuk mengintegrasikan kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional.

Rakornas ini dibuka dengan penayangan video berjudul “Indonesia Berdikari”, yang menampilkan capaian pembangunan nasional serta arah kebijakan strategis dalam menghadapi tantangan global. Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintahan yang mempertahankan semangat kebersamaan demi kemajuan Indonesia.

“Hati saya bergetar melihat semangat saudara-saudara sekalian. Jika semangat ini datang dari lubuk hati yang dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman dan kita akan berhasil,” ungkap Presiden.

Rakornas ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kedua regulasi ini menekankan pentingnya keterpaduan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan.

Bupati Asri Arman menekankan bahwa Rakornas berfungsi sebagai instrumen strategis untuk menyatukan arah pembangunan di berbagai tingkat pemerintahan. “Pembangunan tidak dapat berjalan secara parsial. Daerah harus menjadi bagian integral dari kebijakan nasional agar program prioritas pemerintah dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Seram Bagian Barat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan sebagai dasar untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan. Pemkab Seram Bagian Barat berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil Rakornas dengan meningkatkan perencanaan pembangunan, memperbaiki koordinasi antar perangkat daerah, serta mempercepat pelaksanaan program strategis di tingkat lokal yang sejalan dengan agenda nasional.