Prabowo Sebut Keputusan Bergabung dengan Dewan Perdamaian Melalui Proses Diskusi
Sumber Foto: Kompas.tv
Kompas Negara

Prabowo Sebut Keputusan Bergabung dengan Dewan Perdamaian Melalui Proses Diskusi

Arahan News - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, Muhadjir Effendy, mengungkapkan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk membawa Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) didasari oleh proses panjang yang melibatkan diskusi dengan pimpinan negara di kawasan Teluk.

Awal Kejadian

Pernyataan ini disampaikan Muhadjir saat acara silaturahmi dan buka puasa bersama ulama, pimpinan organisasi masyarakat, dan pondok pesantren di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa keterlibatannya dalam BoP bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan.

Perkembangan

Muhadjir menjelaskan bahwa Prabowo telah melakukan pembicaraan dengan beberapa pimpinan negara di wilayah Teluk sebelum memutuskan untuk bergabung. Selain itu, Prabowo menyebut bahwa strategi yang diambilnya adalah "strategy from within", yang menggambarkan upaya Indonesia untuk berjuang dari dalam forum BoP untuk menciptakan perdamaian dan mendukung pengakuan kemerdekaan Palestina.

Kondisi Terakhir

Muhadjir menegaskan bahwa keputusan bergabung dengan BoP tetap berada dalam koridor konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945, yang menekankan pentingnya kemerdekaan Palestina. Dalam konteks ini, Prabowo berkomitmen untuk mewujudkan perdamaian melalui Solusi Dua Negara antara Palestina dan Israel, sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.