PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI Menuju Imperialisme Global
Sumber Foto: mimbarrakyat.co.id
Arah Kebijakan

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI Menuju Imperialisme Global

Arahan News - Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mempublikasikan Surat Pernyataan Sikap terkait kebijakan luar negeri Republik Indonesia yang dinilai menyimpang dari prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.

Awal Kejadian

PPI Dunia mengeluarkan pernyataan tersebut sebagai respons terhadap pengambilan keputusan pemerintah yang dianggap kurang melibatkan deliberasi institusional, akademik, dan publik. Mereka mencatat bahwa sejarah politik luar negeri Indonesia, yang didasarkan pada prinsip bebas aktif, kini terancam oleh personalisasi diplomasi.

Perkembangan

Organisasi ini mengamati adanya pengaruh keputusan politik personal dalam pengambilan kebijakan luar negeri, yang dapat melemahkan tata kelola diplomasi negara. PPI Dunia juga menilai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan kesepakatan perdagangan Agreement on Reciprocal Trade berpotensi menciptakan ketimpangan ekonomi dan mengikis kedaulatan ekonomi nasional. Kedekatan politik yang meningkat dengan blok kekuatan tertentu, seperti Amerika Serikat, dinilai berisiko menyeret Indonesia ke dalam kepentingan geopolitik yang bertentangan dengan prinsip bebas aktif.

Kondisi Terakhir

PPI Dunia menekankan dampak kebijakan tersebut terhadap posisi moral Indonesia dalam isu Palestina, yang merupakan bagian dari identitas politik luar negeri negara. Koordinator PPI Dunia, Andika Ibrahim Nasution, menegaskan pentingnya sikap kritis ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan diplomasi Indonesia. PPI Dunia mendesak pemerintah untuk menunda keanggotaan dalam Board of Peace dan membuka ruang dialog publik mengenai kebijakan luar negeri, serta mengevaluasi kembali kesepakatan perdagangan yang bermasalah.