Persija Jakarta Gagal Menang di JIS, Rumput dan Taktik Jadi Sorotan
Sumber Foto: Blitar Kawentar
Sorotan Utama

Persija Jakarta Gagal Menang di JIS, Rumput dan Taktik Jadi Sorotan

Arahan News - BLITAR - Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di Jakarta International Stadium (JIS), dan isu lama kembali mencuat: rumput stadion jadi kambing hitam. Hasil imbang terbaru di kandang sendiri membuat perdebatan publik kembali menghangat, terutama terkait apakah kondisi lapangan benar-benar menjadi penyebab utama performa kurang maksimal Macan Kemayoran.

Persija Jakarta gagal menang di JIS bukan kali pertama musim ini. Sebelumnya, mereka juga ditahan imbang 2-2 oleh Malut United dalam laga yang berlangsung cukup dramatis. Situasi ini membuat tekanan terhadap pelatih Mauricio Souza semakin meningkat, terutama karena hasil tersebut terjadi di kandang sendiri yang seharusnya menjadi benteng kuat tim.

Memicu pertanyaan besar di kalangan suporter dan pengamat sepak bola. Setiap kali tim kesulitan meraih hasil maksimal di stadion tersebut, kondisi rumput selalu menjadi sorotan utama. Namun, tidak sedikit yang menilai bahwa masalah sebenarnya justru terletak pada pendekatan taktik yang belum konsisten sepanjang musim.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak menampik bahwa laga terakhir berjalan tidak ideal. Ia bahkan menyebut pertandingan tersebut secara teknis sangat buruk dan minim peluang berbahaya dari kedua tim. Dalam pernyataannya, Souza juga menyinggung kondisi lapangan yang dianggap kurang mendukung permainan timnya yang mengandalkan teknik.

Menurutnya, kualitas rumput di JIS belum memenuhi standar minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola yang berkualitas. Hal ini, kata dia, berdampak langsung terhadap gaya bermain Persija yang mengandalkan penguasaan bola dan kombinasi antar lini.

Namun, pernyataan tersebut justru memicu perdebatan lebih luas. Beberapa pihak menilai bahwa tim besar seperti Persija seharusnya mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lapangan. Apalagi, faktor kandang biasanya memberikan keuntungan tambahan berupa dukungan penuh dari suporter.

Performa Persija di laga tandang justru menjadi pembanding yang mencolok. Tim ibu kota itu sempat mencatat kemenangan penting saat menghadapi Dewa United, serta tampil meyakinkan ketika mengalahkan Malut United di Ternate. Bahkan, mereka juga mampu memberikan perlawanan sengit saat bertandang ke markas Bali United di Gianyar.