Perbanas Institute Gelar Seminar Perpajakan Nasional 2026: Membahas Kebijakan Pajak di Era Transformasi Ekonomi
Sumber Foto: Kompasiana.com
Arah Kebijakan

Perbanas Institute Gelar Seminar Perpajakan Nasional 2026: Membahas Kebijakan Pajak di Era Transformasi Ekonomi

Perbanas Institute: Pusat Pemikiran Strategis di Bidang Perpajakan

Perbanas Institute mengukuhkan posisinya sebagai pusat pemikiran strategis dalam bidang keuangan dan perpajakan melalui penyelenggaraan Seminar Perpajakan Nasional. Seminar yang bertema "Outlook Arah Kebijakan dan Administrasi Perpajakan Indonesia Tahun 2026" ini diadakan pada Rabu, 25 Februari 2026, di Auditorium Unit III Perbanas Institute, Jakarta.

Acara ini menghadirkan berbagai kalangan, termasuk akademisi, regulator, asosiasi profesi, mahasiswa, dan praktisi perpajakan, untuk berdialog dan merefleksikan arah kebijakan perpajakan di Indonesia. Dalam konteks ekonomi yang terus berubah, seminar ini bertujuan untuk mengkaji kembali fondasi fiskal Indonesia dan memperkuat administrasi pajak.

Pajak dalam Era Disrupsi Ekonomi

Pajak berperan sebagai tulang punggung negara, namun di tengah disrupsi ekonomi digital, tekanan fiskal global, dan tuntutan transparansi publik, fungsi perpajakan telah berkembang menjadi instrumen strategis yang penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi nasional.

Pembukaan Seminar dan Poin-Poin Penting

Seminar dibuka oleh Prof. Dr. Haryono Umar, MSc, Ak, CA, CPAM, CPA-AUST, yang mewakili Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Hermanto Siregar, M.Ec. Dalam sambutannya, Prof. Haryono menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghubungkan kebijakan publik dengan praktik di lapangan. Ia menyatakan bahwa institusi akademik harus berfungsi sebagai pemimpin pemikiran kebijakan dalam konteks ekonomi yang semakin kompleks.

Prof. Haryono juga menggarisbawahi bahwa revisi Undang-Undang Perpajakan bukan hanya masalah administratif, melainkan juga berkaitan dengan kepastian hukum dan profesionalisme bagi pejabat dan praktisi perpajakan. Ia menekankan pentingnya prinsip mens rea dalam membedakan kesalahan administratif dari pelanggaran hukum.

Pendidikan Vokasi dan Adaptasi Teknologi

Dalam sambutannya, Dr. Sis Apik Wijayanto, Dekan Sekolah Vokasi dan Profesi Perbanas Institute, menekankan bahwa pendidikan vokasi dan profesi memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia perpajakan yang mampu beradaptasi dengan perubahan sistem administrasi modern. Ia juga menyoroti perlunya perubahan sikap terkait kesiapan menghadapi perkembangan teknologi informasi dalam pelaporan pajak.

Pendekatan Riset dalam Kebijakan Perpajakan

Keynote Speech disampaikan oleh Prof. Dr. P.M. John L. Hutagaol, S.E., Ak., M.Acc., M.Ec. (Hons), CA, yang merupakan Kepala Pusat Kajian dan Pelatihan Perpajakan (Tax Academy) Perbanas Institute. Kehadirannya menekankan pentingnya pendekatan berbasis riset untuk memahami dinamika kebijakan perpajakan nasional.