LPS Perkuat Kebijakan Melalui Kerja Sama Akademik dan Beasiswa
Sumber Foto: IDN Times Jogja
Arah Kebijakan

LPS Perkuat Kebijakan Melalui Kerja Sama Akademik dan Beasiswa

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) semakin menguatkan sektor riset kebijakan dengan menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan presisi dan akurasi dalam menentukan kebijakan terkait penjaminan simpanan dan polis asuransi.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Anggito Abimanyu, menyatakan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan sangat penting bagi LPS. "Kami membutuhkan berbagai pandangan dan analisis yang lebih kuat dan presisi dalam menentukan arah kebijakan," ujar Anggito saat penandatanganan dokumen riset bersama di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) pada Jumat, 27 Februari 2026.

Perkuat Fungsi Riset dan Surveilans

Dokumen kerja sama ini ditandatangani oleh perwakilan LPS, UGM, dan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan disaksikan oleh sejumlah wakil rektor serta dekan dari perguruan tinggi yang terlibat. Anggito menambahkan, "Kerja sama ini diharapkan bisa mengintegrasikan kebijakan dan menghasilkan temuan empiris yang relevan serta dapat ditindaklanjuti, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih akurat." Ini menandai bahwa kemitraan tersebut bukan hanya di tataran administrasi tetapi juga diimplementasikan dalam program-program konkret yang terukur.

Dukungan Pendidikan Melalui Program Beasiswa

Selain riset, LPS juga melanjutkan program Beasiswa Utama yang telah berlangsung selama tiga tahun. Tahun ini, 173 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Indonesia menerima beasiswa yang mencakup dukungan finansial, pelatihan soft skill, dan program pengembangan kapasitas lainnya.

Anggito menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan upaya LPS untuk menciptakan generasi muda yang lebih kompeten. "Kami berharap, generasi muda ini akan lebih siap menjadi pembuat kebijakan di masa depan dan menduduki posisi penting yang akan memengaruhi arah bangsa," ungkapnya. Ia menekankan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.

Apresiasi dari Perguruan Tinggi

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Danang Sri Hadmoko, menyambut baik sinergi ini dan mengapresiasi perhatian LPS terhadap perguruan tinggi. "Kami berterima kasih kepada LPS atas dukungan dan perhatian yang diberikan untuk melahirkan kebijakan dan sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan," katanya. Danang berharap agar kerja sama ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh perguruan tinggi dan mahasiswa.

Selain itu, LPS juga memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa di lembaga tersebut. Program ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja dengan pengalaman yang lebih baik. Selain itu, dalam rangka program LPS Peduli Bakti Bagi Negeri, LPS menyumbangkan 60 unit komputer untuk Sekolah Vokasi UGM, guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dengan akses teknologi yang modern.