Kepemilikan Senjata Nuklir di Dunia dan Dampaknya
Sumber Foto: Kompas.com
Kompas Negara

Kepemilikan Senjata Nuklir di Dunia dan Dampaknya

Arahan News - Senjata nuklir, sebagai senjata pemusnah massal yang memanfaatkan energi reaksi inti atom, dimiliki oleh sembilan negara di dunia dengan total sekitar 12.331 hulu ledak. Isu kepemilikannya kembali mengemuka di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Awal Kejadian

Ketegangan ini diperparah oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa serangan AS-Israel baru-baru ini bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Trump mengklaim bahwa serangan sebelumnya telah menghancurkan program nuklir Iran, tetapi menuduh Teheran kembali melanjutkan pengembangannya.

Perkembangan

Berdasarkan data dari International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), Rusia dan Amerika Serikat merupakan pemilik senjata nuklir terbanyak, masing-masing dengan 5.459 dan 5.277 hulu ledak. Negara-negara lain yang memiliki senjata nuklir antara lain China (600), Prancis (290), Britania Raya (225), India (180), Pakistan (170), Israel (sekitar 90), dan Korea Utara (sekitar 50). Meskipun jumlah total hulu ledak menurun dibandingkan era Perang Dingin, diperkirakan persenjataan nuklir akan terus berkembang.

Kondisi Terakhir

Selain sembilan negara pemilik, terdapat negara lain yang menampung senjata nuklir, seperti Italia, Turkiye, Belgia, Jerman, Belanda, dan Belarus. Negara-negara ini umumnya menampung senjata milik Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi pertahanan. Belarus juga mengumumkan penampungan senjata nuklir taktis milik Rusia. Dengan daya hancur yang sangat besar, senjata nuklir tetap menjadi ancaman serius bagi keamanan global.