Kepala BGN Tegaskan MBG TV Bukan Inisiatif Mereka
Arahan News - Liputan6.com, Jakarta - Kepala BGN atau Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah pihaknya membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) TV yang disebut akan tayang di 13 provinsi.
Dadan menyampaikan, MBG TV merupakan inisiatif dari masyarakat umum dan tak ada kaitannya dengan BGN.
"Inisiatif masyarakat Umum. Tidak ada kaitan dengan struktur formal BGN," ujar Dadan saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat (27/2/2026).
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Kepala BGN Nanik S.Deyang. Dia mengatakan BGN tak tahu menahu soal adanya MBG TV yang akan tayang di 13 provinsi, sebagaimana yang viral di media sosial.
"BGN tidak mengetahui soal MBG TV, dan ini sudah saya konfirmasi ke Kepala Badan juga enggak tau," tuturnya.
Dia memastikan MBG TV tak ada kaitannya dengan BGN. Untuk itu, Nanik menegaskan BGN tak akan bertanggung jawab terhadap segala konten yang ditayangkan MBG TV.
"Tidak ada kaitan apapun dengan BGN. BGN tidak bertanggungjawab terhadap content MBG TV," jelas Nanik.
MBG TV Resmi Mengudara
Sebelumnya, viral di media sosial kemunculan MBG TV yang siap mengudara di 13 provinsi, termasuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
Berdasarkan unggahan yang beredar, dinarasikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merambah ke jaringan televisi nasional melalui kanal bertajuk MBG TV.
Kehadiran MBG TV disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Letjen TNI Lodewyk Pusung.
Kanal ini disebut bakal tersedia melalui layanan live streaming dan menjangkau 13 provinsi, yakni Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, serta Maluku.
Kanal ini disebut-sebut sebagai sarana edukasi terkait program Makan Bergizi Gratis, peningkatan kesadaran gizi masyarakat, serta sosialisasi kebijakan ketahanan pangan.




