Kemlu RI: Negara Timur Tengah Tidak Rekomendasikan Evakuasi WNI
Sumber Foto: KOMPAS.com
Kompas Negara

Kemlu RI: Negara Timur Tengah Tidak Rekomendasikan Evakuasi WNI

Arahan News - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi bahwa sejumlah negara di Timur Tengah tidak merekomendasikan evakuasi bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah tersebut, meskipun ketegangan meningkat akibat konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Awal Kejadian

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah konflik antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat. Dalam situasi ini, Kemlu RI mengadakan jumpa pers untuk memberikan informasi terkini mengenai keamanan WNI di kawasan tersebut.

Perkembangan

Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, menyatakan bahwa pemerintah negara-negara di Timur Tengah menyarankan agar warga, termasuk warga asing, tetap di rumah dan tenang. Dia menegaskan bahwa meskipun terdapat 519.412 WNI di Timur Tengah, kondisi di setiap negara bervariasi dan pemerintah setempat telah aktif memberikan imbauan kepada warga untuk tetap aman.

Heni Hamidah, Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang menjadi korban langsung akibat konflik tersebut. Namun, beberapa WNI mengalami pembatalan penerbangan yang mengakibatkan mereka terdampar.

Kondisi Terakhir

WNI yang terdampar akibat pembatasan dan penutupan ruang udara mendapatkan akomodasi, penginapan, serta konsumsi sambil menunggu penerbangan lanjutan. Kemlu RI terus memantau jadwal penerbangan dan berkomunikasi dengan otoritas setempat. Selain itu, Kemlu RI juga fokus menangani jemaah umrah yang terkena dampak eskalasi di Timur Tengah dengan mengerahkan tim pemantauan di bandara-bandara utama.