Kekhawatiran Investor Terhadap Kebijakan The Fed di Tengah Ketidakpastian Geopolitik
Sumber Foto: Vietnam.vn
Arah Kebijakan

Kekhawatiran Investor Terhadap Kebijakan The Fed di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Arahan News - Investor merasa khawatir mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada inflasi dan pasar tenaga kerja AS yang tidak stabil.

Awal Kejadian

Pada pertemuan kebijakan yang berakhir pada 18 Maret, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan kedua berturut-turut. Meskipun demikian, bank sentral meningkatkan perkiraan inflasi untuk tahun ini akibat lonjakan harga minyak yang berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.

Perkembangan

Ketua The Fed, Jerome Powell, mengakui bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampak ekonomi dari situasi tersebut. Investor yang sebelumnya memperkirakan pemangkasan suku bunga kini harus mempertimbangkan kembali posisinya. Sementara itu, kenaikan harga minyak mentah lebih dari 40% sejak akhir Februari 2026 menjadi perhatian utama, karena dapat memaksa The Fed untuk meninjau rencana pelonggaran moneternya.

Data dari platform keuangan menunjukkan bahwa ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga telah menurun drastis, dengan proyeksi hanya sekitar 14 basis poin (0,14%) hingga Desember 2026. Cresset Capital mencatat bahwa kekhawatiran terhadap harga energi dan kebijakan tarif menjadi prioritas utama, sehingga The Fed kemungkinan tidak akan melakukan pemotongan suku bunga tahun ini.

Kondisi Terakhir

Pasar tenaga kerja AS juga menunjukkan tanda-tanda melemah, yang menjadi salah satu alasan The Fed menurunkan suku bunga acuannya tahun lalu. Para ahli merekomendasikan agar investor mendiversifikasi aset mereka, mengingat The Fed tidak akan memprioritaskan penyelamatan pasar saham AS dalam situasi ini. Selain itu, isu mengenai masa depan kepemimpinan di The Fed turut menambah ketidakpastian, dengan Powell menyatakan akan tetap menjabat hingga penggantinya dikonfirmasi oleh Senat.