Iran Setujui Pengurangan Stok Uranium, Trump Pertimbangkan Kebijakan Baru Terhadap Teheran
Iran telah setuju untuk mengurangi stok uranium yang telah diperkaya sebagai hasil dari perundingan dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Oman, Badr al-Busaidi, yang menunjukkan adanya kemajuan dalam pembicaraan antara kedua negara.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa pemerintahannya akan segera mengambil keputusan penting terkait kebijakan terhadap Iran. Trump menegaskan bahwa saat ini mereka tengah menghadapi pilihan yang tidak mudah dalam menentukan langkah selanjutnya, meskipun belum ada keputusan final yang diambil, termasuk mengenai kemungkinan penggunaan kekuatan militer.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah putaran ketiga pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran berakhir di Jenewa tanpa mencapai terobosan besar. Dalam konteks ini, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengungkapkan bahwa fokus pembicaraan sejauh ini adalah pada isu pengayaan uranium.
Al-Busaidi menambahkan bahwa Iran akan mengurangi stok uranium yang ada ke tingkat netral atau alami. Proses ini dilakukan dengan mengubah uranium yang telah diperkaya menjadi bahan bakar reaktor, sehingga bahan tersebut tidak dapat diperkaya kembali untuk tujuan lain.




