Evaluasi Perkuliahan dan Pembahasan Kebijakan Perhajian di FEBI UIN Bandung
Sumber Foto: UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Arah Kebijakan

Evaluasi Perkuliahan dan Pembahasan Kebijakan Perhajian di FEBI UIN Bandung

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Rapat Evaluasi Perkuliahan dan Persiapan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang diadakan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Aula Lantai 2 FEBI ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan akademik mahasiswa.

Rapat dipimpin oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, S.Ag., M.Ag., bersama para Wakil Dekan, termasuk Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.E.Sy. (Wakil Dekan I Bidang Akademik), Dr. Muhammad Zaky, M.Si. (Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan), dan Dr. H. Kadar Nurjaman, S.E., M.M. (Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni). Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, pimpinan jurusan, ketua laboratorium, dan kepala subbagian.

Diskusi dalam forum ini menghadirkan narasumber Dr. H. Endang Jumali, Lc., M.A., M.Si., dengan moderator Dr. H. Iman Supratman, M.Ag. Fokus diskusi adalah evaluasi pembelajaran, penguatan tridharma perguruan tinggi, dan kesiapan akademik menjelang UAS.

Pentingnya Peran Dosen dalam Pendidikan

Dekan FEBI, Prof. Dudang Gojali, menekankan bahwa dosen memiliki tanggung jawab mulia dalam mendidik dan mengajar. Ia menyatakan pentingnya menjaga martabat dan keteladanan di hadapan mahasiswa, serta mendorong pembaruan materi perkuliahan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Menurutnya, dosen harus mengupdate materi dan mengembangkan model pembelajaran yang variatif dan interaktif.

“Dosen memiliki martabat di depan anak didiknya, jangan sampai mencederai martabat tersebut. Model pembelajaran perlu dikembangkan secara variatif dan interaktif, tidak hanya bersifat monolog,” jelasnya.

Evaluasi Tridharma Perguruan Tinggi

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dudang juga menekankan pentingnya evaluasi implementasi tridharma perguruan tinggi, yang mencakup kualitas hubungan dosen dan mahasiswa, validitas pengetahuan yang disampaikan, serta penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa penelitian harus dilakukan secara proaktif dan pengabdian masyarakat harus memberikan manfaat nyata bagi publik.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.E.Sy., menekankan pentingnya konsistensi dosen dalam menjaga mutu pembelajaran dan disiplin akademik. Ia menegaskan bahwa keselarasan antara perencanaan, proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar adalah kunci utama dalam menjamin kualitas akademik mahasiswa.

Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah

Dalam paparannya, Dr. H. Endang Jumali membahas arah kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) serta paradigma baru dalam penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa pembentukan Kemenhaj RI merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perhajian dan umrah yang lebih profesional dan transparan.

Paradigma baru ini menempatkan ibadah sebagai layanan publik yang memerlukan manajemen modern dan akuntabilitas, serta kualitas sumber daya manusia yang unggul. Dalam konteks ini, FEBI memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM yang kompeten di bidang kebijakan, manajemen, dan ekonomi syariah terkait haji dan umrah.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kontribusi keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan nasional, dengan harapan dapat menghadirkan pendidikan yang adaptif dan berintegritas dalam menjawab tantangan pengembangan ekonomi syariah dan layanan keagamaan di Indonesia.