Enam Arah Kebijakan Strategis Presiden Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045
BOGOR, Lingkar.news – Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mempresentasikan enam arah kebijakan strategis yang diharapkan menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kekuatan dan keindahan Indonesia serta kesejahteraan rakyat.
“Indonesia harus kuat. Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia. Kita mau menjadi negara maju modern, di mana seluruh rakyat kita mengalami kualitas hidup yang baik,” ujar Presiden Prabowo di hadapan 4.011 pimpinan kementerian, lembaga, dan kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Enam Arah Kebijakan Strategis
- Ketahanan Pangan dan Energi Nasional: Kebijakan ini menekankan larangan ekspor limbah kelapa sawit dan minyak jelantah untuk mendukung swasembada energi nasional. Presiden Prabowo menegaskan bahwa limbah tersebut dapat diolah menjadi bahan bakar avtur, sehingga harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Selain itu, seluruh pemerintah daerah diminta untuk mendukung program swasembada pangan sebagai syarat kedaulatan bangsa.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Kebijakan ini mencakup program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, dan pemerataan akses pendidikan. Saat ini, MBG telah menjangkau 60 juta penerima, dengan target meningkat menjadi 82 juta pada Desember 2026, serta menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja melalui 22.275 unit yang beroperasi.
- Penguatan Ekonomi Nasional: Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi fokus utama dalam kebijakan ini. Selain itu, terdapat 18 proyek hilirisasi yang diproyeksikan membuka 276.000 lapangan kerja dengan total investasi Rp618 triliun. Presiden juga menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif dengan mendorong investasi dan penguatan UMKM.
- Pembangunan Berbasis Wilayah dan Lingkungan: Target pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih ditetapkan untuk tahun ini, bersamaan dengan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Pemerintah juga akan memulai 34 proyek waste to energy di 34 kota dengan investasi hampir 3,5 miliar dolar AS serta meluncurkan program “gentengisasi” untuk menggantikan atap seng yang kurang estetis.
- Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi: Kebijakan ini bertujuan mengintegrasikan bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk membantu masyarakat miskin memiliki daya saing ekonomi yang lebih baik.
- Politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif: Presiden Prabowo menegaskan komitmennya terhadap politik luar negeri yang nonblok dan tidak bergabung dengan pakta militer mana pun, serta memperkuat kerja sama perdagangan dan keamanan internasional demi kepentingan bangsa.
Dengan enam arah kebijakan strategis ini, Presiden Prabowo berharap dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera menjelang 2045.




