Dicky Kartikoyono Tawarkan Strategi Penguatan Pembiayaan Ekonomi dalam Seleksi Bos OJK
Sumber Foto: Infobanknews
Arah Kebijakan

Dicky Kartikoyono Tawarkan Strategi Penguatan Pembiayaan Ekonomi dalam Seleksi Bos OJK

Arahan News - Dicky Kartikoyono menilai stabilitas sektor keuangan Indonesia terjaga, namun kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi masih perlu ditingkatkan. Ia mengusulkan optimalisasi kredit perbankan dan pembiayaan pasar modal sebagai strategi utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Awal Kejadian

Pernyataan tersebut disampaikan Dicky Kartikoyono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, saat memaparkan visi, misi, dan arah kebijakan strategis dalam uji kelayakan dan kepatutan di Dewan Perwakilan Rakyat RI pada Rabu, 11 Maret 2026. Dicky menilai bahwa meski indikator kesehatan keuangan menunjukkan kondisi yang baik, tantangan utama adalah sejauh mana stabilitas sistem keuangan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Perkembangan

Menurut Dicky, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir stagnan di kisaran 5 persen, sementara pemerintah menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi sesuai visi pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya optimalisasi penyaluran kredit perbankan dan penguatan pembiayaan pasar modal, dengan pendekatan yang mempertimbangkan kedua sisi, yaitu penawaran dan permintaan. Dicky juga menyarankan kolaborasi antara regulator, pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan parlemen dalam mengidentifikasi hambatan pembiayaan yang ada.

Kondisi Terakhir

Dicky menekankan perlunya penguatan pembiayaan untuk sektor UMKM yang merupakan motor utama pertumbuhan ekonomi. Ia mengusulkan pemanfaatan instrumen sekuritisasi kredit UMKM untuk memperluas akses pembiayaan, mengingat saat ini penyaluran kredit UMKM di perbankan masih sekitar 20 persen dari total kredit. Ia menegaskan bahwa pembiayaan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada sumber domestik dan perlu ada kolaborasi dengan lembaga investasi nasional seperti Danantara untuk mendukung proyek strategis.