DEN Ingatkan Penyusunan RUED Papua Sesuai Kebijakan Energi Nasional
Jayapura (ANTARA) - Dewan Energi Nasional (DEN) mengingatkan bahwa penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Papua perlu dilakukan dengan mempertimbangkan arah kebijakan pembangunan energi nasional. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi energi yang merata dan menghindari potensi tumpang tindih dalam kebijakan energi.
Sekretaris Jenderal DEN, Dadan Kusdiana, menyampaikan pernyataan ini di Jayapura pada hari Selasa. Menurutnya, Papua merupakan salah satu provinsi yang memerlukan percepatan dalam proses penyusunan RUED.
Pada pertemuan yang berlangsung pada Senin (8/12) dengan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, Dadan mengapresiasi langkah progresif yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. Ia mencatat bahwa draf RUED Papua telah diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua untuk dibahas lebih lanjut.
“Kami datang untuk mendorong percepatan, tetapi ternyata Pemprov Papua sudah selangkah lebih maju. Drafnya sudah diusulkan ke DPR Papua untuk dibahas. Jadi kami menilai langkah ini menunjukkan komitmen serius Pemprov dalam mempercepat proses perencanaan energi jangka panjang,” ujar Dadan.
Ia juga menjelaskan bahwa penyusunan RUED harus sejalan dengan kebijakan pembangunan energi nasional, yang mencakup penguatan ketahanan energi, pemerataan akses energi di daerah terpencil, serta optimalisasi pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
DEN siap memberikan dukungan teknis agar dokumen RUED Papua dapat disusun secara komprehensif, dengan roadmap pengembangan energi yang realistis dan terukur hingga tahun 2030.
“RUED akan menjadi acuan utama dalam pembangunan energi daerah. Oleh karena itu, penyusunannya harus tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua,” tambahnya.
Dadan juga mendorong DPR Papua untuk segera menjadwalkan pembahasan RUED agar regulasi ini dapat ditetapkan pada awal tahun 2026. Dengan demikian, diharapkan pembangunan energi di Papua dapat berlangsung lebih efektif dan mampu menjawab tantangan pemerataan akses listrik di seluruh wilayah.




