Ciri-Ciri Kelelahan Digital Akibat Penggunaan Media Sosial Berlebihan
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Ciri-Ciri Kelelahan Digital Akibat Penggunaan Media Sosial Berlebihan

Arahan News - Kebiasaan menggulir layar media sosial secara terus-menerus dapat menyebabkan kelelahan digital, terutama di kalangan generasi muda. Meskipun media sosial menawarkan kemudahan dalam mengakses informasi dan memperluas jaringan, durasi penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang tidak disadari.

Awal Kejadian

Menurut Mental Health Counselor, Sasya Sava, sekitar 75 persen generasi Z menggunakan media sosial, yang dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Kondisi ini sering kali tidak disadari oleh pengguna, yang merasa bahwa tubuh dan pikiran mereka telah mencapai batas toleransi terhadap paparan informasi digital.

Perkembangan

Dari pemaparan Sasya, terdapat beberapa ciri yang menunjukkan seseorang mengalami kelelahan digital. Pertama, perasaan cemas yang mendadak dapat muncul akibat perubahan emosi yang cepat saat melihat berbagai unggahan di media sosial. Kedua, dampak fisik seperti kedutan di area wajah dan rasa mual juga dapat terjadi akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Ketiga, rentang perhatian yang semakin memendek disebabkan oleh stimulasi informasi yang terlalu cepat. Terakhir, kesehatan kulit wajah dapat memburuk akibat stres yang berkaitan dengan perbandingan diri dengan standar kehidupan di media sosial.

Kondisi Terakhir

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh, yang berdampak negatif pada kesehatan kulit. Kelenjar minyak di bawah kulit menjadi lebih aktif, sehingga dapat merugikan pelindung kulit. Hal ini menunjukkan bahwa kelelahan digital tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga fisik.